Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 10:25 WIB

Diamankan ke Polda, Lieus: Ini Namanya Perjuangan

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 20 Mei 2019 | 11:16 WIB
Diamankan ke Polda, Lieus: Ini Namanya Perjuangan
Lieus Sungkharisma - (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Aktivis Li Xue Xiung atau Lieus Sungkharisma ditangkap dan diamankan ke Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

Sebelum masuk Gedung Ditreskrumum Polda Metro Jaya, Lieus menyatakan apa yang dituduhkan oleh kepolisian terkait dugaan makar tidaklah benar.

"Ini apa ini, aduuh dituduhnya makar, saya jatuh loh jangan didorong-dorong. Di borgol lagian, nggak apa-apa buat saya sih, ini namanya perjuangan nggak pernah bisa bikin takut rakyat, rakyat akan terus berjuang bukan karena dipanggil, ditangkap terus," katanya.

Meski demikian, Lieus mengaku tetap akan mengikuti proses hukum ini. Namun ia menyatakan untuk tidak akan menjawab satu pertanyaanpun dari polisi.

"Pokoknya saya hadapi semua saya nggak akan, pokoknya saya udah bilang polisi saya nggak akan jawab satu patah katapun, dia mau tulis apapun mana ada takutnya kita, kita berjuang ini untuk kedaulatan rakyat," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Aktivis Lieus Sungkharisma diamankan polisi atas laporan di Bareskrim Mabes Polri yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Lieus ditangkap dan diamankan ke Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5/2019). Dia tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.10 WIB.

Lieus nampak turun dari mobil berwarna hitam dengan dikawal polisi berpakaian preman. Setidaknya ada beberapa polisi uang mengawal.

Dia memakai sendal, celana jeans, dipadu kemeja garis-garis. Tangannya pun nampak diborgol dengan tali.

Diketahui, Lieus dilaporkan seseorang bernama Eman Soleman. Laporan untuk Lieus Sungkharisma diterima oleh Bareskrim Polri bernomor STTL/296/V/2019/Bareskrim.

Dalam laporan itu, Lieus disangka melanggar Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau Hoaks dan Pasal 107 jo Pasal 110 Jo Pasal 87 dan atau Pasal 163 jo Pasal 107 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Ancaman terhadap Keamanan Negara atau Makar. [rok]



Komentar

x