Find and Follow Us

Sabtu, 21 September 2019 | 06:37 WIB

Ferdinand Cabut Dukungan

Sandi Ucapkan Terimakasih dan Doakan Bu Ani

Oleh : Ivan Setyadhi | Senin, 20 Mei 2019 | 04:21 WIB
Sandi Ucapkan Terimakasih dan Doakan Bu Ani
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno menanggapi sikap Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean yang memutuskan berhenti mendukung Prabowo-Sandi.

Keputusan Ferdinand itu diambil setelah dirinya marah ada yang menyinggung sakit Ani Yudhoyono, Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sandi yang ditemui usai memberi santunan kepada anak yatim di Jakarta Selatan mengucapkan terimakasih atas bantuan Ferdinand selama ini.

"Saya berterima kasih kepada Pak Ferdinand, beliau berjuang beliau banyak sekali membantu kita," ujar Sandiaga usai memberi santunan kepada anak yatim di Jalan Lebak Bulus IV, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2019).

Sandi yakin, semua pendukung dan relawan, sampai seluruh rakyat Indonesia, mendoakan kesembuhan Bu Ani yang tengah menjalani perawatan di Singapura.

"Sekarang fokus daripada pak SBY dan keluarganya tentunya bersama-sama rakyat Indonesia di bulan suci Ramadhan yang mendoakan pemulihan Bu Ani dan Pak Ferdinand banyak dari memberi masukan memberikan motivasi semangat. Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih," ujar Sandi.

Sebelumnya, Ferdinand berang lantaran Ani Yudhoyono di-bully netizen yang disebutnya 'buzzer setan gundul'. Karena hal itu, dia menyatakan berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno per hari ini.

"Pagi ini, sy menemukan bullyan yg sgt tdk berperi kemanusiaan dr buzzer setan gundul yg mengolok Ibunda Ani yg sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL. Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," ujar Ferdinand Hutahaean di akun Twitter-nya, Minggu (19/5/2019).

Ferdinand Hutahaean geram dengan para buzzer di media sosial yang kerap menghina dan mengolok-olok Ani Yudhoyono. Padahal Ani tengah menjalani perawatan akibat kanker darah di rumah sakit di Singapura.

Ferdinand mengatakan, ia masih bisa menerima jika hinaan dari buzzer itu ditujukan kepada dirinya atau Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono maupun Agus Harimurti Yudhoyono. Namun, ia menyatakan akan melawan hinaan yang menyerang sosok Ani Yudhono.

"Bully AHY dan SBY serta bully KAMI, masih bisa saya terima. Kami jawab dengan santun tanpa caci maki. Bahkan Tersenyum karena kalian tak tahu apa yg terjadi," cuitnya.

Komentar

x