Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 21:01 WIB

Seruan PWNU Jatim Sikapi Isu Aksi Massa 22 Mei

Minggu, 19 Mei 2019 | 22:08 WIB
Seruan PWNU Jatim Sikapi Isu Aksi Massa 22 Mei
(Foto: beritajatim)

INILAH.COM, Sidoarjo - Menyikapi ada rencana aksi massa besar-besaran saat pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU RI 22 Mei mendatang, PWNU Jawa Timur mengeluarkan seruan.

Seruan ditujukan kepada semua masyarakat, khususnya warga NU untuk lebih arif dalam menyikapi hasil Pemilu 2019. Seruan itu dibacakan oleh kiai khos Jawa Timur di Pesantren Progresif Bumi Shalawat Desa Lebo Kec. Sidoarjo, Minggu (19/5/2019).

Hadir dalam acara itu, KH Agoes Ali Masyhuri selaku tuan rumah, Ketua PWNU Jatim KH Masduqi Mustamar, KH Anwar Iskandar dan sejumlah kiai lainnya.

Ada empat poin seruan yang dikeluarkan oleh PWNU Jatim. Yakni pertama, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara atas suksesnya Pemilu 2019. Kedua, menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar atas hasil Pemilu 2019 dengan menunggu keputusan resmi KPU RI.

Ketiga PWNU menghimbau kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya warga NU untuk menjalani seluruh rangkaian penyeleseian proses pemilu melalui jalur hukum yang sah, termasuk menempuhnya cukup di Jawa Timur.

Seruan keempat, PWNU mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan di negeri untuk segera bersama-sama membangun persatuan, ukhuwah islamiyah dan solidaritas antar sesama bangsa, termasuk pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, budaya bangsa ke depan.

"Seruan ini kami sampaikan untuk merespon perkembangan situasi ketertiban sosial politik 2019," kata Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar.

KH Marzuqi Mustamar menambahkan, sikap dan himbauan ini diserukan PWNU Jatim sebagai tanggungjawab moral dan sosial sebagai organisasi kemasyarakatan.

"Mari kita sikapi secara arif hasil Pemilu 2019 ini. Jika ada temuan pelanggaran, silakan menempuh jalur hukum yang sudah ditentukan," paparnya.

Ulama asal Malang itu juga mengajak kepada semuanya masyarakat, golongan dan lainnya, untuk menjaga kerukunan antar sesama, menjaga persatuan dan kesatuan di NKRI ini. [beritajatim]

Komentar

x