Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 13:08 WIB

Densus 88 Pastikan Pak Jenggot Terafiliasi ISIS

Oleh : M Yusuf Agam | Sabtu, 18 Mei 2019 | 18:46 WIB
Densus 88 Pastikan Pak Jenggot Terafiliasi ISIS
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot ditangkap tim Densus 88 Antiteror karena diduga terlibat aksi teror yang terafiliasi dengan ISIS.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, selama ini Pak Jenggot dikenal mahir dalam merakit bom.

"Saudara Endang alias Pak jenggot pengalamannya juga sama dengan saudara TH ini seorang deportan juga, dia (pak Jenggot) udah berangkat ke ISIS ke Suriah cuma belum masuk Suriah," kata Dedi, Sabtu (18/5/2019).

Dedi menjelaskan, Pak Jenggot ditangkap di Turki yang kemudian dideportasi kembali ke Indonesia. Terduga teroris ini diyakini memiliki kemampuan yang sama dengan kelompok JAD Lampung dan JAD Bekasi.

"Dia memiliki kemampuan untuk merakit bom dan kemampuan merakit bomnya tingkatannya jauh lebih tinggi dibanding Amir JAD Bekasi atas nama EY," imbuhnya.

Dedi menyebut Pak Jenggot berbeda dengan kelompok teroris yang tergabung dalam Jamaah Ansharu Daulah (JAD). Pak Jenggot disebut punya militansi yang tinggi usai keluar dari kelompok JAD.

Adapun kelompok yang diungkap saat ini berbeda dengan kelompok yang saya sampaikan kepada rekan-rekan JAD yang ada di Bekasi Baik JAD Lampung kemudian JAD Bekasi kemudian JAD Jawa Tengah.

"Kelompok ini dulunya JAD, cuma sudah pecah dan jauh lebih militan kelompok ini . Kelompok ini di dalam kelompok jaringan terorisme yang terstruktur lebih dikenal dengan namanya Fergie Abu Hamzah pengikutnya Abu Hamzah. Abu Hamzah sendiri saat ini masih di Suriah dan kelompok ini memiliki rekam jejak aksi terorisme nya ada beberapa case yang terjadi di Indonesia," ungkapnya.

Lebih jauh, polisi mengungkapkan sejumlah aksi teror yang pernah melibatkan Pak Jenggot, antara lain aksi yang terkoneksi dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso. Selain itu, kelompok ini juga pernah menyerang Mapolres Surakarta.

"Pertama, dia melakukan serangan terorisme dengan sasaran adalah mapolres Surakarta ini kelompok ini kelompok Fergie Abu Hamzah. Dan dia juga melakukan beberapa aksi aksi yang ada di Indonesia termasuk jejaring yang mereka adalah mujahirin Indonesia Timur kelompoknya Santoso yang ada di Poso terkoneksi ke sana kelompok ini," sambung Dedi.

Polisi mengamankan Pak Jenggot di sekitar rumahnya pada Jumat (17/5) pukul 15.30 WIB. Dia diduga terafiliasi dengan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Di rumah tersangka, ditemukan sejumlah barang bukti dari bom jenis TATP atau dikenal juga dengan istilah mother of satan, hingga buku-buku jihad.

Komentar

x