Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 21:14 WIB

Ditangkap di Gresik, Densus Pastikan AS Bagian JAD

Sabtu, 18 Mei 2019 | 18:00 WIB
Ditangkap di Gresik, Densus Pastikan AS Bagian JAD
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Gresik - Densus 88 memastikan, terduga teroris Agus Suparnoto (43) alias AS merupakan bagian dari Jaringan Ansyarut Daulah (JAD) Semarang, Jawa Tengah.

Diketahui, warga asal Kruing Barat Dalam 39 Srondol Wetan, Kecamatan Banyuamik, Semarang ini ditangkap tim Densus 88 di Perumahan Gresik Suci Permai, Jawa Timur Blok F/24.

Sebelum ditangkap Densus 88, Agus nama panggilannya mengkontrak sebuah rumah beserta istri dan dua anaknya di Perumahan GSP Gresik yang baru ditempati selama enam bulan.

Menurut salah satu petugas yang enggan disebut namanya, AS sejak 2012 terlibat sebanyak 12 kali dalam rapat yang diselenggarakan oleh JAD Semarang bersama daftar pencarian orang (DPO) Parawijayanto.

"Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan," ujar petugas yang minta namanya dirahasiakan, Sabtu (18/05/2019).

Pantauan di lapangan rumah terduga teroris yang berwarna dasar putih dan bertuliskan "Sahabat Komputer", tampak lengang sepi pasca adanya penangkapan.

Salah satu warga Perumahan GSP Gresik, Junaidi (44) yang juga tetangga Agus mengatakan, dirinya tidak menyangka tetangganya yang dikenal pendiam itu ditangkap Densus 88. Sebab, sehari-harinya orangnya baik suka menyapa tapi tertutup.

"Sepengetahuan saya profesinya tukang service komputer dan laptop panggilan. Tidak jarang pula kadang sebagai sopir panggilan," tuturnya.

Junaidi menambahkan, saat penangkapan situasinya memang ramai. Pasalnya, saat itu tiba-tiba ada lima mobil lebih masuk ke blok F4 Perum GSP Gresik sambil membawa senjata.

"Sewaktu ditangkap warga yang usai sholat shubuh kaget dan bergerombol melihat Pak Agus dibawa petugas lalu dimasukkan ke mobil. Sampai-sampai warga yang hendak keluar tidak bisa karena terhadang mobil petugas," imbuhnya.

Saat ini, rumah terduga teroris tidak di police line. Bahkan, istri terduga yang berinisal H (42) masih tinggal bersama dua anaknya. Pasca penangkapan rumah terduga teroris terlihat lengah.

Secara terpisah terkait dengan kejadian ini. Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Perum GSP. [berita jatim]

Komentar

x