Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:02 WIB

Dubes AS Imbau WN Jauhi Demo 22 Mei

Gerindra Anggap Washington tak Percaya Jokowi

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 18 Mei 2019 | 07:02 WIB
Gerindra Anggap Washington tak Percaya Jokowi
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuwono mengatakan pernyataan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang meminta warga negaranya menjauhi lokasi demo 22 Mei 2019 mendatang bisa dibaca bahwa Pemerintah Amerika tidak percaya terhadap Presiden Joko Widodo.

"Ini juga bisa sebagai bentuk ketidakpercayaan Washington terhadap keadaan Keamanan Dan ketertiban di bawah pemerintahan Joko Widodo-JK," katanya, Jumat (17/5/2019)

Ia juga menilai ini adalah peringatan kewaspadaan pada setiap Warga Negara Amerika Serikat untuk selalu berjaga dengan kemungkinan terjadinya situasi Keamanan yang buruk di Indonesia yang bisa mengancam keselamatan Warga Negara Amerika Serikat di Indonesia

"Ini juga imbauan agar warga negara Amerika selalu mengupdate situasi keadaan keamanan disekitar dimana Warga amerika Serikat berada di Indonesia," katanya.

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia memperingatkan warga negaranya untuk waspada dan menghindari aksi unjuk rasa terkait dengan hasil Pemilu pada 22 Mei nanti di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Kedubes AS dalam laman resminya pada Jumat (17/5/2019).

Dalam keterangannya, Kedubes mengutip keterangan Polri yang menyatakan secara terbuka bahwa risiko terorisme meningkat terkait dengan finalisasi hasil Pemilu. Selain itu, demikian lembaga tersebut, media pun melaporkan penangkapan sejumlah WNI terkait dengan tuduhan terorisme.

Kantor itu juga menyatakan demonstrasi diperkirakan dapat terjadi di sejumlah tempat yang berkaitan dengan Pemilu, termasuk KPU RI di kawasan Imam Bonjol dan Bawaslu di MH Thamrin. Demo itu juga diperkirakan terjadi di kota lain macam Surabaya dan Medan.

"Hindari area demonstrasi atau unjuk rasa politik, dan berhati-hati jika berada di pertemuan besar," demikian Kedubes AS. [hpy]

Komentar

x