Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 07:39 WIB

MUI Kota Batu Tolak Gerakan People Power

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 17 Mei 2019 | 22:40 WIB
MUI Kota Batu Tolak Gerakan People Power
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu, KH. Nuryasin - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu, KH. Nuryasin mengimbau masyarakat Indonesia khususnya warga Kota Batu, Jawa Timur tidak ikut gerakan people power.

"Seluruh umat Muslim khususnya di wilayah Kota Batu untuk bisa menjaga keamanan, jangan sampai terpengaruh dengan hal yang melawan hukum," kata Nuryasin kepada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Menurut dia, MUI Kota Batu menolak aksi people power sebagai bentuk gerakan intervensi maupun tindakan inkonstitusional dari pihak manapun kepada KPU.

Memang, aksi people power ini merupakan dampak situasi politik yang memanas jelas pengumuman hasil resmi penghitungan suara calon presiden dan calon wakil presiden oleh KPU pada 22 Mei 2019.

"Langkah-langkah inkonstitusional untuk mendelegitimasi KPU termasuk dengan cara people power," ujarnya.

Harusnya, kata Nuryasin, semua pihak menyerahkan dan percayakan hasil akhir penghitungan suara kepada penyelenggara pemilu yakni KPU. Namun, jika ada yang keberatan tentu ambil jalur hukum yang sudah ditentukan.

"Jika ada pihak tidak menerima hasil resmi KPU, bisa melalui jalur perundang-undangan yakni melakukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK)," tandasnya. [adc]

Komentar

x