Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 08:07 WIB

KPK Sita 12 Kendaraan Bupati Hulu Sungai Tengah

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 17 Mei 2019 | 21:07 WIB
KPK Sita 12 Kendaraan Bupati Hulu Sungai Tengah
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali lakukan penyitaan terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang telah menjerat Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) nonaktif Abdul Latif.

Kali ini, sebanyak 12 kendaraan dengan jenis beragam yang disita lembaga antirasuah tersebut.

"KPK melakukan penyitaan terhadap 12 kendaraan yang diduga diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Jumat (17/5/2019).

Febri mengatakan, penyitaan dilakukan sejak Rabu 15 Mei 2019 kemarin. 12 kendaraan tersebut terdiri dari 5 mobil dan 7 unit truk molen. Dua belas kendaraan tersebut saat ini disimpan di Rupbasan Martapura.

Lima unit mobil itu diserahkan langsung oleh sejumlah perwakilan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan di Hulu Sungai Tengah. Sedangkan 7 truk molen disita dari pihak PT Sugriwa Agung.

"Kami sita sebagai bagian dari berkas perkara TPPU ini," kata Febri.

Abdul Latif sebelumnya telah divonis enam tahun penjara karena dianggap terbukti terima suap atas pembangunan ruang perawatan di RSUD Damanhuri Barabai, dan terima gratifikasi Rp 23 Miliar.

Pasca penanganan kasus itu, KPK mengembangkan pada kasus pencucian uang. Latif kembali dijerat tersangka dan KPK langsung menyita 23 kendaraan miliknya. Kini 12 unit kendaraan lagi yang disita. [adc]

Komentar

x