Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:18 WIB

Polisi Bawa Pelaku Mutilasi ke Rumah Sakit Jiwa

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 17 Mei 2019 | 20:23 WIB
Polisi Bawa Pelaku Mutilasi ke Rumah Sakit Jiwa
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Malang Kota Asfuri mengatakan penyidik membawa Sugeng Santoso (49) ke rumah sakit jiwa karena hasil pemeriksaan psikiater yang bersangkutan alami gangguan kejiwaan.

"Kami membawa terduga pelaku (Sugeng) ke rumah sakit jiwa. Ini merupakan hasil pemeriksaan psikiater, dan untuk memastikan pelaku mengalami gangguan kejiwaan," kata Asfuri, Jumat (17/5/2019).

Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan psikiater bahwa pelaku saat melakukan mutilasi tidak dalam gangguan jiwa tapi ada gangguan perilaku Sugeng. Kemudian, tim psikiater memberi rujukan agar dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Sugeng di rumah sakit jiwa.

"Pemeriksaan psikiater mengungkap, jika pelaku saat memutikasi tidak dalam kondisi gangguan jiwa, melainkan gangguan perilaku," ujarnya.

Bahkan, kata dia, Sugeng juga diketahui memiliki riwayat pernah berobat di rumah sakit jiwa karena perilakunya yang kurang normal. Karena, Sugeng punya perilaku agresif, emosional, tidak stabil, perasaan tidak cocok, terisolir dan memiliki ciri-ciri obsesif.

"Dan yang bersangkutan sudah memiliki kartunya juga," jelas dia.

Namun, Asfuri mengatakan penanganan kasus Sugeng belum selesai meskipun yang bersangkutan menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit jiwa. Sebab, identitas korban juga masih diselidiki.

"Kasusnya belum selesai, identitas korban juga masih diselidiki. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan labfor, otopsi dan di rumah sakit jiwa serta menggali keterangan dari orang-orang yang mengenal pelaku untuk mengungkap kesehariannya," tandasnya. [adc]

Komentar

Embed Widget
x