Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 19:34 WIB

Reaksi Lieus Bila Yusril Ogah Jadi Advokadnya

Kamis, 16 Mei 2019 | 06:00 WIB
Reaksi Lieus Bila Yusril Ogah Jadi Advokadnya
Yusril Iza Mahendra - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma dalam beberapa terakhir lewat media massa menghendaki Pakar Hukum Tatata Negara Yusril Iza Mahendra menjadi kuasa hukumnya. Yaitu, dalam laporan kasus dugaan makar dan penyebaran berita bohong atau hoaks di Bareskrim Polri.

Adapun nomor laporan terhadap Lieus tertuang dalam LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tanggal 7 Mei 2019. Atas tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto asal 110 juncto Pasal 87 dan atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Hingga saat ini belum ada kesepakatan terkait permintaan pendampingan hukum tersebut. Menurut Lies, menjadikan Yusril sebagai kuasa hukum adalah cara terbaik dalam menghadapi persoalan tudingan makar. Pasalnya, Yusril ahli dalam bidang persoalan tersebut.

Kemudian kedekatan Yusril dengan pemerintah juga dapat menjadi jalan lapang untuk menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo mengenai alasan rakyat melakukan protes keras sehingga berujung pada persoalan makar tersebut tidak tepat.

"Sekarang semua kelompok mempermasalahkan itu, saya uga kepengin dengar pernytaan dari pak yusril tentang kesalahan imput data dari kpu yang jumlahnya sampai puluhan ribu. ini kan menimbulakn kerwanan saya anggap yusril ini sebgaia tokoh bangsa saya bukan melihat belia sebagai pendukung jokowi, tetapi dalam kapasitas yusril sebagai negarawan," kata Lieus, kepada INILAHCOM, Rabu (15/5/2019).


Meski demikian saat ini, Lieus masih berusaha menemu Yusril. Dia juga mengaku tak bakal kecewa bila Yusril nantinya enggan menjadi kuasa hukumnya.

"Kalau dia tidak mau bela saya saya tidak sedikitpun kecewa," tutupnya. [wll]

Komentar

x