Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 00:05 WIB

Angela Tanoesoedibjo Representasi Kaum Muda

Rabu, 15 Mei 2019 | 18:42 WIB
Angela Tanoesoedibjo Representasi Kaum Muda
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Rencana Presiden Joko Widodo mencari menteri yang muda, cantik dan pintar untuk masuk dalam kabinetnya ramai diperbincangkan. Sejumlah nama digadang-gadang, salah satu calon kuat yang ramai diberitakan adalah Angela Tanoesoedibjo.

Kepala Departemen Politik dan Pemerintahan The Habibie Center Bawono Kumoro menilai putri sulung dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo itu merupakan sosok yang mewakili kriteria pemimpin muda, sehingga cocok untuk duduk di kabinet Jokowi.

"Angela Tanoesoedibjo [memiliki] pengalaman memimpin korporasi MNC dan ada kapasitas, pengalaman, nilai plus di sana," katanya, Rabu, (14/5/2019).

Bukan tanpa alasan, sejumlah menteri yang pernah, maupun sedang menduduki posisi menteri di kabinet Jokowi saat ini banyak yang berlatar belakang sebagai pengusaha.

"Artinya memang harus punya nilai plus, kapasitas, memiliki pengalaman memimpin sebuah organisasi besar. Kurang lebih meskipun tidak _apple to apple_ memimpin perusahaan dan memimpin Kementerian kurang lebih sama, punya anak buah, punya struktur, punya hal yang bisa digerakkan untuk mengeluarkan kebijakan," katanya.

Dalam menyusun komposisi kabinet, perlu dipertimbangkan beberapa hal. _Pertama,_ Integritas, dimana calon menteri harus memiliki _track record_ hukum yang baik, atau tidak punya permasalahan hukum atau potensi di kemudian hari.

"Kedua, kapasitas. Apakah calon menteri yang akan direkrut itu benar-benar memiliki, mengetahui dan juga dapat mengeksekusi apa yang harus dilakukan kementerian yang akan dia pimpin ke depan," lanjutnya.

Ketiga, yang tidak kalah penting adalah representasi. Maksudnya, mempertimbangkan representasi partai politik. Karena, sistem presidensial yang dianut oleh Indonesia dipengaruhi oleh koalisi-koalisi partai serta representasi berbagai kalangan.

"Ketiga pertimbangan itu, kalau misalnya seorang menteri milenial untuk Jokowi bisa merepresentasikan, maka hal itu sangat baik," katanya.

Sebelumnya, Jokowi meminta partai koalisi mencari calon menteri muda yang cantik dan cerdas. Tidak itu saja, usianya berkisar 20 hingga 30-an tahun.

Angela saat ini baru berusia 32 tahun dan telah memimpin media televisi terbesar di Indonesia, yaitu RCTI dan GTV sebagai Wakil Direktur Utama.

Pemilik gelar Master of Commerce dari University of New South Wales (UNSW), Sydney itu pun dikenal peduli dengan masyarakat. Dia kerap turun untuk membantu dan membangun masyarakat, baik melalui Partai Perindo maupun program-program televisi yang dipimpinnya saat ini, seperti _Bedah Rumah_ dan lain sebagainya. [rok]

Komentar

x