Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 21:54 WIB

Inilah Latar Belakang Pendidikan Koruptor di KPK

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 15 Mei 2019 | 20:42 WIB
Inilah Latar Belakang Pendidikan Koruptor di KPK
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut pendidikan tak menjadi patokan seseorang tak melakukan tindak pidana korupsi.

Berdasarkan data yang dimiliki KPK, pendidikan strata 2 atau gelar master terbanyak melakukan tindak pidana korupsi.

"Kalau dari individu-individu yang terjaring korupsi di KPK, strata pendidikan mana yang paling dominan? Para koruptor itu master, disusul oleh sarjana, disusul doktor," ujar Syarif di Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

Justru mereka yang berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) terjerat korupsi lantaran hanya turut serta. Bukan sebagai pelaku utama.

"Bahwa yang paling banyak (melakukan korupsi) itu pendidikan tinggi," kata Syarif.

Maka dari itu, demi meminimalisir tindak pidana korupsi, Syarif berharap pembelajaran tindak pidana korupsi harus dimulai dari dunia pendidikan.

"Kami berharap pendidikan antikorupsi ini dilakukan bersama-sama seluruh pihak. Serendah-rendahnya sebagai insersi, kemudian sebagai mata kuliah pilihan dan setinggi tingginya sebagai mata kuliah wajib," Syarif berharap.

Syarif mengatakan, pembelajaran atau matakuliah antikorupsi jangan hanya sekedar teori, tetapi juga harus ada contoh dan keteladanan. Selain itu juga harus dimulai dari diri sendiri. [ton]

Komentar

x