Find and Follow Us

  • */ ?>
Senin, 17 Juni 2019 | 03:55 WIB
Hide Ads
'934', 'ekonomi' => '939', 'nasional' => '944', 'metropolitan' => '949', 'hiburan' => '979', 'mozaik' => '964', 'bola' => '954', 'olahraga' => '955', 'teknologi' => '960', 'gayahidup' => '968', 'dunia' => '971', ); ?>
skin
banner
kanan
detail
-
*/ ?>
*/?>

Cerita Dahnil Ketika Prabowo Larang Kritik Polisi

Oleh : Fadly Zikry | Rabu, 15 Mei 2019 | 12:37 WIB

Berita Terkait

Cerita Dahnil Ketika Prabowo Larang Kritik Polisi
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, menceritakan permintaan Prabowo Subianto yang melarang tim jubir dan BPN melontarkan kritik keras kepada aparat Kepolisian.

Cerita itu disampaikan Dahnil dalam acara simposium nasional pengungkapan fakta-fakta kecurangan Pemilu versi BPN yang digelar di Grand Sahid Jaya pada Selasa (14/5) kemarin.

Adapun kritik yang dimaksud Dahnil yaitu, dugaan keterlibatan aparat dalam Pemilu 2019. Namun pimpinan Polri menegaskan bahwa Polri akan netral dalam pesta demokrasi rakyat.

"Saat itu Pak Prabowo langsung sampaikan ke kita ke Jubir, ya sudah polisi jangan kritik lagi berlebihan, jangan kritik terus menerus," kata Dahnil menceritakan permintaan Prabowo.

BPN pun berprasangka baik dan berharap kenetralan aparat negara dalam Pemilu. Selain itu, Prabowo meminta agar BPN cooling down menurunkan tensi politik.

"Supaya minta semuanya cooling down karena ada komitmen bahwa mereka akan netral. Apa faktanya anda yang tahu sendiri di lapangan," tandasnya.

Terkait Pemilu 2019, BPN telah menyatakan menolak penghitungan suara yang dilakukan KPU. BPN juga sudah menginstruksikan para saksinya menarik diri dari penghitungan dari tingkat pusat dan daerah.

Berdasarkan hitungan internal, BPN mengaku sudah menangkan Pemilu dengan mengantongi 54,24 % atau 48.657.483 suara. Sedangkan pasangan Jokowi-Maruf mendapt 44,14% atau 39.599.832 suara da sebanyak 1,62% atau 1.454.975 suara tidak sah. [rok]

Nendia Primarasa - Tradisi Membahagiakan Supported By
    $key) { ?>

Terkait

Berita Terkait Lainnya

Berita nasional Lainnya

Berita Terkini

load->view('ajaxkomentar') ?>

Komentar

Kirim Komentar


Terima Kasih. Komentar Anda akan kami moderasi terlebih dahulu.
Kode Keamanan yang anda masukkan salah !

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Logout

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

session->userdata('twitter_user_id') != '' && $this->session->userdata('twitter_screen_name') != ''){ ?>

Logout

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Login with

*/?>
 

Terpopuler

$v) : ?>

Embed Widget

Highlights news

$v) : ?>
*/ ?>
*/ ?>
x
for data-revive-zoneid */?> uri->segment(1) == 'read' && $this->uri->segment(2) == 'detail'){ ?> uri->segment(1) == 'read' && $this->uri->segment(2) == 'detail' && DOMAINSITE == 'teknologi') { //include("assets/ads/channels/00-youtube-popup.php"); } ?> var BASE_URL = 'https://nasional.inilah.com/'; */?> uri->segment(1) == 'read' && $this->uri->segment(2) == 'detail') : ?>


*/?>