Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:20 WIB

Ratna Mengaku Kaget Foto-fotonya Beredar di Medsos

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 14 Mei 2019 | 20:11 WIB
Ratna Mengaku Kaget Foto-fotonya Beredar di Medsos
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet mengaku kaget foto-foto muka lebam akibat operasi plastik yang diklaim sebagai penganiayaan beredar di media sosial. Ratna juga tak tahu, siapa yang menyebarkan foto-foto tersebut.

Awalnya Ratna mengakui mengirimkan foto-foto muka lebam itu pertama kali ke stafnya bernama Rubangi. Dalam foto yang dikirim itu, Ratna menyebut telah dianiaya oleh orang tak dikenal di Bandung.

Pada akhirnya Ratna mengakui bahwa semua yang dilakukannya bohong. Ratna mengakui apa yang terjadi di wajahnya adalah hasil operasi plastik di Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat pada 21-24 September 2018.

"Dari rumah sakit sebenarnya saya nggak pernah lihat medsos. Tapi setelah staf saya bilang itu (swafoto wajah lebamnya) sudah masuk medsos. Itu di mobil, perjalanan ke Polo (Nusantara Polo Club) saya lihat dan saya shocked," ujar Ratna saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam persidangan di PN Jaksel, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

Ratna mengaku kaget karena ia tak pernah memberikan foto ke siapapun. Ratna juga mengaku tak ada yang meminta izin untuk meng-upload foto-foto nya di media sosial.

"Ya saya shocked karena saya nggak pernah berikan foto itu ke siapa-siapa dan nggak ada yang meminta izin ke saya, tapi saya tahu foto itu sudah di-like sekian ribu orang. Saya shocked," imbuh Ratna.

Ratna didakwa membuat keonaran lewat hoaxpenganiayaan. Ratna disebut menyebarkan hoax kepada sejumlah orang lewat pesan WhatsApp, termasuk mengirimkan gambar wajah lebam dan bengkak yang diklaim akibat penganiayaan.

Padahal kondisi bengkak pada wajah Ratna merupakan efek operasi plastik yang dijalaninya di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Jaksa mengungkap Ratna memfoto dirinya saat menjalani perawatan medis, lalu menyebarkan foto ditambah keterangan soal terjadinya penganiayaan terhadapnya oleh orang tak dikenal.

Ratna Sarumpaet didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE. [ton]

Komentar

Embed Widget
x