Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 18:16 WIB

Rizal Ramli: 2014 Prabowo Legowo, Tapi Kali Ini?

Oleh : Fadli Zikri | Selasa, 14 Mei 2019 | 19:23 WIB
Rizal Ramli: 2014 Prabowo Legowo, Tapi Kali Ini?
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli turut hadir dalam pemaparan fakta kecurangan Pemilu 2019 yang digelar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Grand Sahid Hotel, Sudirman, Jakarta, Selasa (14/5/2019) petang.

Saat memberikan pidato, Rizal menyatakan bahwa kecurangan Pemilu juga terjadi pada Pemilu 2014 namun tidak semassif tahun 2019 ini.

"2014 ada kecurangan, skalanya memang kecil tapi tetap curang. Pak Prabowo waktu itu legowo, berbebesar hati, tidak protes, nrimo, tapi kali ini?" kata Rizal Ramli dalam sambutannya.

Menteri era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu juga menyatakan bahwa kecurangan sudah didesain sebelum Pemilu berlangsung. Salah satunya dengan penggelembungan daftar pemilih.

"Skala kecurangannya luar biasa. Sebelum Pilpres, saat Pilpres dan setelah Pilpres, ada pemilih palsu, jumlahnya 16.5 juta. Pak Hashim protes sebulan lalu, ada puluhan ribu penduduk nama sama, lahir sama, tanggal sama," ujarnya.

"Kalau KPU jujur profesional, dia kurangi lah berapa kek 3-5 juta. Tapi mereka tutup telinga, mata, tetap mau ada 16.5 juta suara abal-abal. Kalau dimaksukkan 10 orang ke 800 ribu TPS, udah berapa itu, ditambahin 20 suara udah menang. Memang tidak masuk akal," tandasnya.

Komentar

x