Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 18:32 WIB

Polri Diminta Tak Keluarkan Izin Liga 1 2019

Senin, 13 Mei 2019 | 20:19 WIB
Polri Diminta Tak Keluarkan Izin Liga 1 2019
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Meski rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk penyelenggaraan Liga 1 2019 sudah terbit, namun Polri diminta tidak serta-merta mengeluarkan izin pertandingan. Karena, saat ini situasi keamanan di Tanah Air bak api dalam sekam menjelang pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei 2019.

Rencananya, kick off atau pertandingan pembuka Liga 1 2019 akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019).

"Saat ini kondisi keamanan kita dalam status Siaga I menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019. Sebab itu, Polri jangan serta-merta menerbitkan izin pertandingan Liga 1. Semua aspek harus dipertimbangkan dengan matang, terutama aspek keamanan," kata suporter bola, Deny Setyo Lestono (33), Senin (13/5/2019).

Kemudian, Deny mengusulkan agar kick off Liga 1 2019 diundur hingga dua pekan setelah pengumuman hasil Pemilu 2019 atau minggu kedua Juni 2019.

Selain alasan keamanan, kata Deny, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai pelaksana kompetisi agar melaksanakan kewajiban-kewajiban termasuk membayar utang ke klub-klub.

"Lunasi dulu utang-utang LIB, baru kompetisi digelar," ujarnya.

Dari data yang dihimpun, LIB masih memiliki utang untuk musim kompetisi 2017 dan 2018. Utang itu terdiri dari dana rating dan rangking Liga 1 2017 sekitar Rp 4 miliar, serta subsidi Elite Pro Academy kepada 18 klub Liga 1 2018 sekitar Rp 35 miliar.

Deny justru mempertanyakan langkah BOPI karena mudah mengeluarkan rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 2019, sehingga melakukan semacam fait accompli terhadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengeluarkan izin pertandingan.

"Ini ada apa? Apa ada aroma suap?" tanyanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Ignatius Indro berpendapat jika memang ada indikasi BOPI menerima suap terkait rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 2019, maka harus diusut.

"Kalau memang ada indikasi suap, harus diusut," ujarnya.

Diberitakan, rekomendasi BOPI dikeluarkan pada Jumat (10/5/2019) pukul 14.00 WIB. Surat tersebut diserahkan langsung Ketua BOPI Richard Sambera kepada Direktur PT LIB Dirk Soplanit di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan BOPI setelah pihaknya selama 30 hari melakukan verifikasi ke klub-klub peserta Liga 1 2019. BOPI menilai kompetisi musim ini bisa digelar.

Sayangnya, utang LIB untuk dua musim sebelumnya tidak dilihat oleh BOPI. Permasalahan utang kompetisi musim lalu yang kini masih ditunggak oleh LIB, dinilai BOPI merupakan permasalahan internal LIB.

Komentar

Embed Widget
x