Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 04:23 WIB

Petugas KPPS Meninggal

Sudah 500 Nyawa Melayang, Pemerintah Diminta Usut

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 8 Mei 2019 | 09:25 WIB
Sudah 500 Nyawa Melayang, Pemerintah Diminta Usut
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Rachland Nashidik meminta pemerintah melakukan penyelidikan terkait banyaknya petugas KPPS yang meninggal dalam proses penghitungan surat suara.

Rachland Nashidik beranggapan yang terpenting saat ini adalah masalah yang timbul dalam Pemilu ketimbang menghitung C1.

"Apa yang sulit diterima dari permintaan sederhana agar negara mencari tahu penyebab kematian total 554 orang dalam penyelenggaraan Pemilu 2019? Kenapa sulit menyepakati bahwa itu hal yang perlu dicegah dalam Pemilu serempak yang akan datang? Tulis @RachlanNashidik melalui Twitter, Selasa (7/5/2019).

Makin bertambahnya korban jiwa, Rachland Nashidik mendesak pemerintah menyelidiki penyebab kematian petugas KPPS yang meninggal dunia.

Bahkan ia sedikit menyentil, dengan mempertanyakan apakah Presiden RI Jokowi tidak tergerak rasa tanggung jawab.

"Sudah 554 jiwa, Pak @jokowi. Dan Anda masih belum bergerak untuk menggunakan kekuasaan Anda menyelidiki penyebab mereka meninggal. Tidak tergerak rasa tanggungjawab Anda sebagai Kepala Negara?" Kata dia.


Komentar

x