Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:50 WIB

Bawaslu Kaji Dugaan Politik Uang 2 Caleg Demokrat

Senin, 6 Mei 2019 | 18:25 WIB
Bawaslu Kaji Dugaan Politik Uang 2 Caleg Demokrat
Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang George Da Silva - (Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Bawaslu Kabupaten Malang mengkaji perkara dugaan politik dua Caleg Partai Demokrat. Kajian akan menjadi rekomendasi, apakah perkara tersebut bisa dilimpahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

"Hari ini kami melakukan kajian. Ini seperti mekanisme yang tercantum dalam peraturan Bawaslu dan Undang-undang Pemilu terkait penanganan perkara pelanggaran pidana," kata Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang George Da Silva, Senin (6/5/2019).

Hasil kajian itu kata George akan menentukan apakah dua caleg yang terseret perlu dipanggil kembali untuk dimintai keterangan. Tak hanya itu, hasil kajian juga menentukan apakah perkara bisa dilimpahkan ke Gakkumdu untuk penanganan pidana yang ditemukan.

"Untuk saat ini, kami baru akan melakukan kajian. Hasilnya apa mohon sabar menunggu. Kemarin kami harus fokus mengawal rekapitulasi sampai tingkat KPU. Sekarang sudah selesai dan bisa kembali fokus dalam perkara ini," imbuhnya.

Terkait perkara ini, Bawaslu memiliki waktu penanganan perkara mulai ditemukan adanya pelanggaran, selama 14 hari kerja.

"Waktu kami masih ada. Jadi tahapan ini masih berjalan sampai nanti final melalui hasil pleno dalam menentukan status dari perkara ini," kata George.

Kasus itu terbongkar pengawas Desa Pagedangan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang memergoki Juwita tengah membagikan amplop berisi uang pada masa tenang Pemilu.

Dua caleg yang terseret dugaan money politics yakni Tono dan Serta Nurseto Budi Santoso. Tono merupakan Caleg DPRD Kabupaten Malang Dapil II yang meliputi wilayah Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit dan Turen.

Sedangkan Nurseto merupakan Caleg DPR RI yang terdaftar di Dapil V meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. Keterlibatan keduanya berdasarkan barang bukti amplop berisi uang Rp 40 ribu yang mencantumkan kode penggalangan suara untuk kedua caleg tersebut.

Komentar

x