Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 07:11 WIB

Korban Tewas Banjir-Longsor Bengkulu Jadi 24 Orang

Senin, 6 Mei 2019 | 15:41 WIB
Korban Tewas Banjir-Longsor Bengkulu Jadi 24 Orang
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Rusdi Bakar - (Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Rusdi Bakar menegaskan ada perbaikan mengenai jumlah korban meninggal dunia bencana banjir dan longsor di Bengkulu.

Sebelumnya tercatat sebanyak 30 korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang terjadi pada 27 April 2019 lalu. Namun setelah dilakukan pendataan ulang oleh BPBD Kabupaten/Kota Bengkulu tercatat sebanyak 24 orang.

"Data korban banjir dan longsor di Bengkulu, ada perbaikan dari semula 30 orang menjadi 24 orang," ujarnya.

Menurut dia, ada nama korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang terdata berulang-ulang. Sehingga, angka korban meninggal dunia menjadi dobel di Posko BPBD.

"Pengurangan jumlah korban meninggal dunia karena setelah dilakukan verifikasi data ada nama korban banjir dan longsor terdata berkali-kali di Posko BPBD kabupaten dan kota di Bengkulu," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pencarian korban banjir dan longsor di Bengkulu telah dihentikan karena Pemprov Bengkulu telah mencabut masa tanggap darurat bencana alam tersebut.

Meski sebenarnya masih tercatat 4 korban banjir dan longsor Bengkulu belum ditemukan hingga saat ini. Mereka di antaranya adalah Tumini (60) warga Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, Lahidin (45) dan Kaneko Alfareza (balita) warga Desa Susup Kabupaten Bengkulu Tengah, Rohim (5) warga Kota Bingin Kabupaten Kepahiang.

BPBD serta Tim SAR dengan berberat hati mengungkapkan agar pihak keluarga mengikhlaskan anggota keluarga yang belum ditemukan. Namun jika ada tanda-tanda dari masyarakat mengenai keberadaan para korban, maka petugas siap dikerahkan. [ton/rok]

Komentar

x