Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 10:57 WIB

Polisi Sebut Penghina Rizieq di Medsos, Mabuk

Senin, 6 Mei 2019 | 12:07 WIB
Polisi Sebut Penghina Rizieq di Medsos, Mabuk
Kapolresta Pontianak Kombes Anwar Nasir - (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap pria berinisial EM (30), tersangka dugaan penghina Habib Rizieq, polisi menyatakan warga Pontianak itu dalam kondisi mabuk.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Pontianak Kombes Anwar Nasir. Saat diperiksa, EM mengaku mengunggah hinaan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) di akun Facebook miliknya dalam pengaruh minuman keras (miras) dan narkoba.

"Kami sudah tes urine pelaku dan hasilnya positif," ujar Anwar, Senin (6/5/2019).

Menurut dia, saat melakukan penghinaan terhadap Habib Rizieq di Facebook, ia tengah mengonsumsi narkoba jenis sabu dan miras. Tersangka sudah mengonsumsi narkoba sejak 4 tahun lalu.

Anwar mengimbau kepada semua masyarakat khususnya pengguna media sosial agar berhati-hati dalam berucap serta menghindari unggahan kalimat-kalimat yang menjurus kepada ujaran kebencian.

Sebelumnya, seorang pria berinisial EM diamankan polisi karena diduga menghina Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab melalui Facebook.

Tersangka mendekam di Mapolsek Pontianak Timur setelah digelandang oleh warga yang tidak terima atas penghinaan tersebut. Warga menilai, diserahkannya tersangka ke pihak kepolisian untuk menghindari adanya gesekan yang timbul akibat status-status yang diunggahnya.

Atas dasar itulah sekelompok warga langsung mendatangi rumah tersangka di Jl Tanjung Raya II, Pontianak Timur untuk selanjutnya dibawa ke kantor polisi. Tersangka dijerat Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. [ton/rok]

Komentar

x