Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 20:46 WIB

Jaksa Tanya Kerja Ulum, Aspri Menpora Imam Nahrawi

Oleh : Ivan Setyadhi | Senin, 29 April 2019 | 23:20 WIB
Jaksa Tanya Kerja Ulum, Aspri Menpora Imam Nahrawi
Menpora Imam Nahrawi, menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) di Pengadilan Tipikor, Jakarta - (Foto: Inilahcom/Didik)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dicecar mengenai kinerja asisten pribadinya Miftahul Ulum di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Hal itu menyusul seringnya nama Ulum muncul dalam perkara pengurusna dana Hibah KONI dari Kemenpora. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Ulum punya peran penting dalam proses pencairan dana bantuan dari Kemenpora.

"Tidak ada hubungan saudara (dengan Miftahul Ulum), saya kenal dari Pak Khairudin dari Tulungagung, itu teman saya dulu waktu kuliah," kata Imam saat bersaksi untuk terdakwa Ending Fuad Hamidy selaku Sekjen KONI di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/4/2019).

Imam menjelaskan, sebagai asisten pribadi Ulum bertugas mengatur jadwal Imam sebagai Menpora. Serta membantu Imam mempublikasi semua aktifitasnya sebagai Menpora.

Namun, saat jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanya soal tugas Ulum mengawal proposal yang masuk ke Kemenpora, Imam mengklaim tidak mengetahui hal itu.

"Terkait adanya proposal yang masuk, pak Ulum juga sering mengawal proposal yang masuk?," tanya jaksa Ronald Worontika.

"Saya tidak memerintahkan tugas diluar kegiatan pokok pribadi," tegas Imam.

Dalam persidangan, Imam pun mengaku tidak pernah mendatangi langsung kantor KONI selama menjabat sebagai Menpora. Dia pun tidak tahu kalau Ulum pernah atau tidak ke kantor KONI.

"Tidak tahu," tukas Imam.

Dalam dakwaam disebutkan, Ulum disebut memberikan arahan kepada pejabat KONI untuk memberi suap kepada pejabat Kemenpora demi lancarnya anggaran hibah. Duit suap itu diberikan agar jajaran Kemenpora membantu mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, namun rupanya itu melibatkan Ulum. [adc]

Komentar

x