Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 11:30 WIB

BPN: Tim Pencari Fakta Pemilu 2019 Harus Dibentuk

Oleh : Fadly Zikri | Jumat, 26 April 2019 | 21:14 WIB
BPN: Tim Pencari Fakta Pemilu 2019 Harus Dibentuk
Direktur Materi dan Debat BPN, Sudirman Said - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mendukung wacana pembentukan tim pencari fakta Pemilu 2019, untuk meluruskan segala bentuk kejanggalan yang mengganggu kelancaran proses pemilihan presiden 2019.

Direktur Materi dan Debat BPN, Sudirman Said mengatakan, selain mendukung wacana itu, pihaknya juga menyarankan agar tim yang nantinya akan bekerja mencari kejanggalan Pemilu tersebut diisi oleh tokoh-tokoh yang memiliki integritas tinggi dan independen dalam bekerja.

"Ketika ada civil society mengusulkan perlunya dibuat TPF (tim pencari fakta) kami menyambut sangat baik. Karena akan baik kalau tim itu diselenggarakan oleh pihak independen yang bisa diberi akses dalam mencari akses," kata Sudirman Said di Prabowo-Sandi Media Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Sudirman juga mengungkapkan bahwa wacana pembentukan TPF tersebut sejauh ini sudah mendapat lampu hijau dari sejumlah lembaga yang terlibat dalam Pemilu 2019 seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Bawaslu sudah mengamini. KPU walaupun belum kompak, tapi sejumlah komisionernya tidak keberatan. Ini demi rakyat, bangsa, negara yang harus segera dibangun. Dan ini juga cara terbaik untuk membuat cleaning house. Kalau tim ini terbentuk, bukan hanya lembaga pemilu terakreditasi, tapi seluruh pihak yang berpartisipassi," ungkapnya.

Mantan Menteri ESDM itu juga menegaskan bahwa upaya pembentukan wacana TPF ini tidak ada hubungannya dengan hasil perolehan sementara perhitungan suara Pemilu 2019 yang saat ini masih berlangsung.

"Concern kita ini kepada berbagai pengembangan kecurangan yang cenderung mengarah ke terstruktur, sistemik dan massif. Dan ini tidak ada hubungan kita menang atau kalah. Ada yang bertanya 02 menang tapi kenapa ribut kecurangan? Itu dua hal yang berbeda, kecurangan iniharus kita address dan benahi, tangani karena kita ingin menjaga kualitas demorkasi kita," tandasnya. [adc]

Komentar

x