Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 23:32 WIB

Bareng Emak-Emak, Seknas Prabowo-Sandi Demo di KPU

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 26 April 2019 | 17:30 WIB
Bareng Emak-Emak, Seknas Prabowo-Sandi Demo di KPU
CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Mohamad Taufik - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Mohamad Taufik menggelar unjuk rasa bersama sejumlah emak-emak di depan Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Adapun unjuk rasa ini digelar dalam rangka menyampaikan tuntutan kepada Ketua KOU Arief Budiman agar mundur dari jabatannya, menyusul banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang wafat sepanjang pemilu 2019.

Dalam orasinya, Taufik menikai kinerja komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di bawah kepemimpinan Arief Budiman gagal total.

Menurutnya, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia hingga 225 orang sangat memprigatinkan dan menunjukkan ketidakbecusan KPU menyelenggarakan pemilu kali ini.

"Artinya, KPU jelas tidak memikirkan para pejuang demokrasi di bawah. Angka 225 meninggal ini jelas kegagalan komisioner KPU. Mereka harus bertanggungjawab dan mundur," ungkap Taufik dalam orasinya.

Dirinya menyerukan, penyelenggara pemilu semestinya bisa lebih jeli dalam melaksanakan pesta demokrasi secara serentak lima tahunan ini.

"KPU tidak memikirkan kesehatan para petugas KPSS selama bekerja. KPU hanya menambahkan waktu penghitungan tingkat kecamatan sampai 17 hari. Tetapi, tak memikirkan kesehatan dan daya tahan tubuh petugas," sesalnya.

Lebih jauh, ia juga menyayangkan lambannya KPU dalam melakukan proses input suara hasil ke sistem informasi penghitungan suara (Situng).

Hingga kini, diketahui entri data yang masuk ke Situng belum mencapai 50 persen sesuai targetnya, yakni baru sekitar 34 persen data yang masuk input.

"Ironisnya, ini diakui KPU belum sesuai target. Makanya, lebih baik mereka mundur. Jelas gagal kok. Ini pemilu paling kacau. Mundur Arif Budiman dan harus mempertangjawabkan, atas kekacauan ini," tutur Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI ini. [adc]

Komentar

x