Find and Follow Us

Senin, 24 Juni 2019 | 21:38 WIB

Rommy Sakit 'Buying Time' Terkait Pilpres?

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 26 April 2019 | 03:04 WIB
Rommy Sakit 'Buying Time' Terkait Pilpres?
mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Dirawat sejak 2 April dan hinga kini tak juga sembuh, kabar mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) menimbulkan tanya sampai curiga.

Pasalnya, KPK belum jelas mengabarkan soal kondisi Rommy yang dirawat sejak awal bulan.

Kecurigaan kemudian disuarakan politisi Demokrat Andi Arief. Lewat cuitannya di Twitter @AndiArief_, Andi menuding ada tujuan lain dari pembantaran Rommy oleh KPK.

"Kabarnya Romi tidak sakit. Sengaja buying time pemeriksaan. Melalui istrinya dia mengancam pada seorang petinggi negara akan membongkar dana pilpres jika tidak dilindungi. Kabarnya pra peradilan jalan menolong. Halo KPK," cuit Andi terpantau INILAHCOM, Kamis (25/4/2019).

Rommy memang mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Rommy menggugat statusnya sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Sementara soal sakitnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah tak menyebut jelas apa yang dialami Rommy. Namun Febri menyebut bisa saja pemeriksaan terhadap Rommy dilakukan di rumah sakit.

Rommy sendiri awalnya dirawat karena keluhan buang air besar mengeluarkan darah. Pihak RS Polri juga mengatakan Rommy mengalami masalah lain terkait riwayat operasi batu ginjal yang pernah dijalaninya.

KPK menetapkan Rommy yang merupakan anggota Komisi XI dan eks Ketum PPP sebagai tersangka karena diduga menerima duit Rp 300 juta dari Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin.

Duit itu diduga diberikan Haris dan Muafaq agar Rommy membantu proses seleksi jabatan yang diikuti keduanya. Muafaq dan Haris juga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.

Komentar

x