Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 23:55 WIB

Pimpinan KKB Aceh Tewas Usai Baku Tembak

Oleh : Aris Danu | Kamis, 25 April 2019 | 14:59 WIB
Pimpinan KKB Aceh Tewas Usai Baku Tembak
(Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - NA, pria yang diduga pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas usai terlibat kontak tembak dengan tim gabungan Polda Aceh dan Polres Aceh Timur ketika hendak ditangkap.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono mengatakan, kontak senjata terjadi di Dusun Seuneubok Teungoh, Gampong Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Rabu (24/4/2019) malam.

"Terduga pimpinan kriminal bersenjata berinisial NA mengalami luka tembak di dada kiri dan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit," kata Kombes Ery di Banda Aceh, Kamis (25/4/2019).

Adanya kontak senjata menurut Ery berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan kelompok kriminal bersenjata dipimpin NA (45) berserta anggotanya M (34) dan S alias A. Usai mendapat informasi tersebut, aparat gabungan Polda Aceh dan Aceh Timur melakukan operasi penangkapan di Dusun Seuneubok Teungoh, Gampong Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Saat penangkapan, kelompok kriminal bersenjata melawan dengan melepaskan tembakan. Namun, polisi berupaya mengimbau agar mereka menyerahkan diri, hingga akhirnya terjadi kontak tembak sekitar 44 menit.

"Dalam kontak tembak tersebut, NA, terduga pimpinan kelompok terkena tembakan di dada kiri. Seorang lainnya berinisial M ditangkap dan S alias A melarikan diri," papar Kombes Ery.

Dalam penangkapan tersebut, tim gabungan mengamankan barang bukti tiga pucuk senjata api laras panjang terdiri dua AK 56 dan satu AK 47, tiga magasin AK,

Kemudian, amunisi AK sekitar 400 butir, lima selongsong AK tiga borgol, dua telepon genggam, tiga, tiga tas pinggang, sebuah tasbih, serta dua lembar surat aturan tentara mujahidin.

"NA masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO Polres Lhokseumawe karena melarikan diri dari lembaga permasyarakatan. Kelompok ini dijerat UU Nomor 12/Drt/1951 tentang senjata api," demikian Ery Apriyono. [rok]

Komentar

x