Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 06:41 WIB

BPN Prabowo-Sandi: Kami Hanya Akui C1 di TPS

Oleh : Fadli Zikri | Kamis, 25 April 2019 | 13:23 WIB
BPN Prabowo-Sandi: Kami Hanya Akui C1 di TPS
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan pihaknya hanya mengakui form rekapitulasi C1 di Tempat Pemungutan Suara (TPS). BPN juga sudah mengeluarkan surat instruksi agar para saksi tidak menandatangani form C1 susulan selain TPS.

"Yang kami akui ya, C1 yang ditandatangani di TPS. Ada anggota KPPS, ada pengawas dari Bawaslu, saksi-saksi parpol. Kan itu yang sah," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, kepada wartawan, Kamis (25/4/2019).

Dia menjelaskan, jika terjadi pemungutan suara ulang (PSU), maka pihaknya bersedia membubuhkan tanda tangan saksi sepanjang dilakukan di TPS. Selain itu, pihaknya akan menolak tanda tangan.

"Yang tidak boleh kalau ada C1 belum ditandatangani terus susulan di luar proses TPS. Pokoknya kita hanya boleh tanda tangan di TPS saja," ujar Andre.

Adapun surat instruksi tersebut ditandatangani oleh Ketua BPN Djoko Santoso dan Sekretaris Hanafi Rais. Seperti diketahui, BPN mengaku sudah menghitung perolehan suara Prabowo-Sandi berdasar C1 yang hasilnya menunjukan pasangan nomor urut 02 itu unggul dengan perolehan suara 62%. Sebaliknya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf juga mengklaim kemenangan berdasarkan quick count dan real count internal. [rok]

Komentar

x