Find and Follow Us

Senin, 20 Mei 2019 | 23:09 WIB

BPN Instruksikan Saksi tak Tanda Tangan C1 Susulan

Oleh : Fadli Zikri | Kamis, 25 April 2019 | 11:44 WIB
BPN Instruksikan Saksi tak Tanda Tangan C1 Susulan
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melalui sebuah surat yang beredar di media sosial, menginstruksikan para saksi di seluruh wilayah untuk tidak menandatangani form C1 susulan. Form C1 yang benar menurut BPN yaitu C1 di TPS.

"Surat itu benar. Itu dalam rangka memastikan tidak ada kecurangan," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (25/4/2019).

Andre menambahkan, instruksi tersebut dikeluarkan dalam rangka mencegah kecurangan Pemilu 2019 dengan merekayasa perolehan suara di TPS. BPN berpegang pada form C1 di TPS bukan C1 susulan.

"Kami meminimalisir supaya tidak terjadi kecurangan dan rekayasa C1," ujarnya.

Aapun surat instruksi tersebut ditandatangani oleh Ketua BPN Djoko Santoso dan Sekretaris Hanafi Rais. Seperti diketahui, BPN mengaku sudah menghitung perolehan suara Prabowo-Sandi berdasar C1 yang hasilnya menunjukan pasangan nomor urut 02 itu unggul dengan perolehan suara 62%. Sebaliknya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf juga mengklaim kemenangan berdasarkan quick count dan real count internal. [rok]

Komentar

x