Find and Follow Us

Kamis, 18 Juli 2019 | 14:59 WIB

Video Pembakaran Surat Suara di Papua Bukan Hoaks

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 24 April 2019 | 14:33 WIB
Video Pembakaran Surat Suara di Papua Bukan Hoaks
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Baru-baru ini beredar video aksi pembakaran surat dan kotak suara yang terjadi di Papua dan menjadi viral di medsos.

KPU memastikan video berdurasi lima menit itu bukan hoaks. Terkait hal ini, KPU mengaku telah mengonfirmasi kejadiannya kepada perwakilannya yang ada di sana.

"Kejadiannya benar tanggal 23 April. Saya sudah konfirmasi ke Ketua KPU Papua," ujar Ilham di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, ia mengungkapkan kejadian pembakaran surat dan kotak suara terjadi di Distrik Tingginambut, Papua.

Meski demikian, dirinya memastikan dari laporan perwakilan di sana, pemilu di distrik tersebut berjalan aman dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.

"Sekarang sedang diinvestigasi siapa pelaku pembakaran dan ada berapa jumlah TPS yang kotak dan surat suaranya dibakar. Kami masih menunggu informasi lanjutan dari KPU Puncak Jaya," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, melalui video yang memperlihatkan pembakaran surat dan kotak suara di Papua disebabkan adanya kekecewaan warga setempat terhadap peoses pemungutan suara.

Melalui suara orang yang ada di video, dikatakan bahwa saat pemilu berlangsung mereka tidak menerima surat suara pilpres, melainkan hanya surat suara untuk pileg. [rok]

Komentar

x