Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 06:28 WIB

Banyak Petugas Meninggal, KPU Wacanakan e-Voting

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 24 April 2019 | 10:03 WIB
Banyak Petugas Meninggal, KPU Wacanakan e-Voting
Komisioner KPU Viryan Azis - (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertimbangkan bakal memanfaatkan lebih banyak memanfaatkan teknologi untuk pelaksanaan pemilu berikutnya di Indonesia.

Komisioner KPU Viryan Azis mengungkapkan pemanfaatan teknologi yang dipertimbangkan ialah menyangkut pelaksanaan penghitungan dan rekapitulasi suara.

Pertimbangan ini disebabkan banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sakit hingga meninggal dunia setelah menjalankan tugasnya.

Ia mengatakan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan pemilu kali ini, sangat mungkin ke depan KPU menggelar sistem e-voting, e-counting dan e-rekap.

"Sistem e-voting dilakukan dengan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi hasil yang sepenuhnya elektronik," ujar Viryan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Untuk e-counting, pemungutan suara dilakukan tanpa surat suara dan penghitungan serta hasilnya diproses secara komputerisasi.

Sedangkan, e-rekap, merupakan proses rekapitulasi suara yang dilakukan mesin rekapitulasi tanpa melibatkan manusia lagi sebagai petugas di dalamnya.

Ia menyebut sistem pemilu dengan menggunakan surat suara memang masih relevan, namun proses penghitungan suaranya sangat melelahkan.

"Ke depan, paling tidak ini menjadi wacana agar bisa diterapkan mulai pilkada setelah Pemilu 2019," ungkapnya. [rok]

Komentar

x