Find and Follow Us

Senin, 24 Juni 2019 | 21:52 WIB

KPK Dalami Keterlibatan PT Pupuk di Kasus Bowo

Oleh : Ivan Setyadhi | Selasa, 23 April 2019 | 09:11 WIB
KPK Dalami Keterlibatan PT Pupuk di Kasus Bowo
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang - (Foto: Inilahcom/Didik)


INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami sejauh mana keterlibatan PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam kasus dugaan suap kerjasama distribusi pupuk.

Dalam kasus yang melibatkan Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso ini, kontrak kerjasama pengangkutan pupuk milik PT Pupuk Indonesia Logistik dan PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK) jadi perhatian tim KPK.

"Penyidik akan mendalaminya, karena waktu ekpose kasus tersebut selesai OTT memang ada pertanyaaan ke pada para penyelidik tentang hal itu," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi, Selasa (23/4/2019).

Namun Saut masih menjawab diplomatis saat disinggung peran PT Pupuk Indonesia sejauh ini."Kita tunggu saja seperti apa kaitannya, nanti biar didalami penyidik," pungkasnya.

KPK sudah memeriksa sejumlah pejabat PT Pupuk Indonesia sampai melakukan penggeledahan di kantornya.

Sejauh ini, tiga orang jadi tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso bersama Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti; dan pejabat PT Inersia, Indung.

Bowo diduga meminta fee dari PTHTK atas biaya angkut. Total fee yang diterima Bowo USD2 permetric ton. Diduga telah terjadi enam kali menerima fee di sejumlah tempat seperti rumah sakit, hotel dan kantor PT HTK sejumlah Rp221 juta dan USD85,130. [rok]

Komentar

x