Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 06:40 WIB

PascaTeror di Sri-Lanka, Polri Perketat Keamanan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 22 April 2019 | 17:36 WIB
PascaTeror di Sri-Lanka, Polri Perketat Keamanan
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Rentetan teror bom terjadi Gereja - Hotel di Sri Lanka menewaskan lebih dari 200 orang dan ratusan lainnya luka-luka. Polri meminta masyarakat Indonesia untuk tetap tenang sembar menegaskan memperkuat pengamanan.

"Pasca kejadian teroris di Sri Lanka, Polri jauh sebelum kejadian itu/pasca (bom) di Sibolga sudah melakukan mapping profilling dan identifikasi terhadap sleeping sel yang ada di indonesia," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dedi mengatakan monitoring terhadap pergerakan teroris di Indonesia tidak akan pernah berhenti. Polri tetap mewaspadai seluruh potensi-potensi gangguan keamanan masyarakat termasuk terorisme.

Masyarakat diharapkan Dedi tetap beraktivitas seperti biasa, karena Polri menjamin keamanan seluruh masyarakat Indonesia.

"Penguatan terhadap monitoring terus dilakukan baik dari seluruh satgas anti terorisme dan radikalisme di Polda-Polda dengan Densus 88, dan stekholder terkait terus melakukan monitoring sleeping sel maupun di beberapa wilayah," jelas Dedi.

"Masyarakat untuk tenang dan percayakan kepada kepolisian yang sudah memiliki pengalaman puluhan tahun untuk melakukan antisipasi dan penegakkan hukum terhadap kelompok teroris yang ada di Indonesia," sambung Dedi.

Rentetan ledakan bom di Sri Lanka menewaskan sedikitnya 290 orang, terjadi dalam waktu nyaris bersamaan sepanjang Minggu (21/4) waktu setempat. Enam ledakan pertama terjadi dalam waktu 20 menit, sebelum dua ledakan lainnya menyusul beberapa jam kemudian.

Ledakan itu terjadi Gereja dan Hotel di Sri Lanka. Atas kejadian ini, Polisi Sri Lanka telah menangkap 24 orang. Para tersangka dilaporkan berkewarganegaraan Sri Lanka, dengan kebanyakan ditangkap di Colombo dan wilayah sekitarnya. [ton]

Komentar

x