Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 00:02 WIB

Polri Persilakan Yunarto Charta Politika Lapor

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 22 April 2019 | 14:39 WIB
Polri Persilakan Yunarto Charta Politika Lapor
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengaku mendapatkan pesan berantai berupa teror melalui pesan WhatsApp usai mengumumkan hasil Quick Count Pemilu 2019. Polri mempersilahkan Yunanto untuk melapor jika merasa resah.

"Harus melapor kalau merasa hak privasinya terganggu, dengan ancaman-ancaman seperti itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dedi mengatakan jika belum ada laporan, maka polisi belum bisa menindaklanjuti. Sebaliknya, jika Yunarto melapor maka polisi akan menyelidiki mulai dari narasi teror dengan mengklarifikasi Yunarto.

"Harus lapor, ancaman itu kan berupa apa, ancaman berupa narasi, ancaman berupa verbal, itu harus diminta klarifikasi," ucapnya.

Yunarto sebelumnya mengaku diteror melalui pesan WhatsApp. Teror itu muncul usai lembag survei 'Charta Politika' yang ia pimpin mengumumkan hasil Quick Count Pemilu 2019. Yunarto menyebut teror inihanya berupa ancaman oleh ulah provokator yang tak ingin Pemilu tuntas dengan damai. [rok]

Komentar

x