Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 23:29 WIB

Anggota Gugur Amankan Pemilu karena Kelelahan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 22 April 2019 | 13:17 WIB
Anggota Gugur Amankan Pemilu karena Kelelahan
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 15 anggota korps Bhayangkara gugur dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2019. Polri mengatakan anggota yang gugur kebanyakan karena kelelahan dalam pengamanan tugas sejak pendistribusian logistik sampai proses pemungutan suara.

"Karena kondisi kesehatannya dan memang tuntutan tugas cukup banyak," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dedi mengatakan dalam pola pengamanan, setiap anggota ditempatkan di TPS-TPS sesuai dengan kemampuan. Anggota itu akan mengawasi TPS tersebut sampai benar-benar tahu potensi kerawanan agar dapat seger dicegah.

"Tentu saja ada (sistem shifting), cuma kalau TPS tugasnya sesuai dengan kriteria kerawanan. yang kurang rawan, rawan, dan sangat rawan, nah mereka bertanggung jawab di TPS yang menjadi floating mereka, disitu aja mereka. harus betul-betul menguasai dan mengamankan TPS dimana dia akan melaksanakan tugas pengamanan," jelas Dedi.

Dedi pun menjelaskan bahwa kebanyakan anggota yang gugur dalam tugas di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan. Daerah ini sulit dijangkau sehingga cukup menguras tenaga para anggotanya.

"NTT, Kalimantan, NTB, dan Sulse. Itu daerahnya sulit terjangkau," ucap Dedi. [rok]

Komentar

x