Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 09:49 WIB

Reaksi Natalius Pigai Prabowo Akan Ditemui LBP

Minggu, 21 April 2019 | 06:00 WIB
Reaksi Natalius Pigai Prabowo Akan Ditemui LBP
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mengatakan rencana rencana Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (LBP) menemui capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kemudian menjembatani pertemuan Prabowo dan Presiden Jokowi merupakan hak asasi masing masing pihak.

"Kemudian eencananya Pak Joko Widodo dan Pak Prabowo ingin bertemu, menurut saya itu yang utama kembali kepada keduanya," kata Natalius, kepada INILAHCOM, Sabtu (20/4/2019).


Kendati demikian, pertemuan LBP-Prabowo kemudian rencana dilanjutkan dengan Petemuan Jokowi-Prabowo, tidak serta merta menghilangkan sejumlah dugaan pelanggaran proses Pemilu 2019 baik yang diketahui dari informasi masyarakat, video, dan media berakhir begitu saja. Namun harus diproses secara hukum.

"Ingat bahwa kerusakan-kerusakan variabel Pemilu. Kami tetap menuntut adanya normalisasi kembali dengan cara menyatakan kebenaran atas seluruh peristiwa-peristiwa itu bahwa nanti Jokowi dan Prabowo bertemu itu tidak lantas seluruh kecurangan itu terhenti tidak lantas ketidakjujuran itu hilang. Tidak lantas inkompetensi penyelenggara Pemilu terhenti semua harus dipikirkan melalui proses hukum yang yang pasti memenuhi rasa keadilan bagi publik," tandasnya.


Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi menyatakan telah mengutus seseorang untuk menemui Prabowo. Hal tersebut guna menjembatani adanya pertemuan antara Jokowi dan Prabowo usai Pilpres 2019.

Sementara itu, sesuai versi hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei pasangan Jokowi-Ma'ruf mengungguli pasangan Prabowo-Sandi. Meski demikian Prabowo sudah tiga kali menegaskan sebagai pemenang Pilpres 2019. Sementara Jokowi belum menegaskan soal kemenangan lantaran masih menunggu proses penghitungan suara resmi oleh KPU yang hingga kini masih terus berlangsung. [wll]

Komentar

x