Find and Follow Us

Selasa, 22 Oktober 2019 | 06:50 WIB

Jari 98 : Prabowo Harus Diselamatkan Dari Bisikan

Minggu, 21 April 2019 | 03:00 WIB
Jari 98 : Prabowo Harus Diselamatkan Dari Bisikan
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Rencana Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (LBP) sebagai sosok yang diutus Presiden Joko Widodo (Jokowi), bertemu dengan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Dinilai sebagai langkah tepat.

Mengingat, hal tersebut sebagai upaya mejaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dari perihal yang tidak diinginkan usai Pemilu 2019.

"Yah minimal Prabowo perlu diselamatkan dari bisikan orang-orang Jahat khususnya yang inginkan NKRI menjadi negara khila***," kata Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98) Willy Prakarsa, kepada INILAHCOM, Sabtu (20/5/2019).


Menurut Willy, Prabowo merupakan sosok negarawan sejati dan setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Untuk itu, bila pertmuan itu terjadi maka bakal membawa dampak positif bagi bangsa Indonesia kedepan.


"Prabowo itu negarawan sejati kok. Yang dilakukan Jokowi baik adanya, untuk itu seluruh elemen harus medukung. Jangan terus membuat polemik yang berujung pada perseteruan. Indonesia ini adalah rumah kita jadi harus dijaga bersama," tandasnya.


Presiden Jokowi menyatakan telah mengutus seseorang untuk menemui Prabowo. Hal tersebut guna menjembatani adanya pertemuan antara Jokowi dan Prabowo usai Pilpres 2019. Kini diketahui LBP sebagai sosok yang diutus.

Sementara itu, sesuai versi hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei pasangan Jokowi-Ma'ruf mengungguli pasangan Prabowo-Sandi. Meski demikian Prabowo sudah tiga kali menegaskan sebagai pemenang Pilpres 2019. Sementara Jokowi belum menegaskan soal kemenangan lantaran masih menunggu proses penghitungan suara resmi oleh KPU yang hingga kini masih terus berlangsung. [wll]

Komentar

Embed Widget
x