Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 06:40 WIB

Bakar Diri, Siti Dianggap Depresi

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 20 April 2019 | 22:05 WIB
Bakar Diri, Siti Dianggap Depresi
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Tuban - Kepala Desa (Kades) Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Mujamiin menduga Siti Rohiati (31) nekad membakar dirinya karena depresi akibat persaingan usaha dengan tetangganya sendori.

"Mungkin orang ini mengalami depresi. Motifnya akibat persaingan dagang," katanya di Tuban, Sabtu (20/4/2019).

Ia menjelaskan, akibat dari aksi bakar diri tersebut, Siti mengalami luka bakar yang serius hampir pada keseluruhan bagian tubuhnya hingga bagian kepalanya.

Sedangkan untuk Nur Khozin yang diserang pelaku itu sempat terbakar pada bagian rambutnya meski tidak mengalami luka.

"Siti Rohiati itu mengalami luka bakar parah pada bagian badan, tangan dan juga kepalanya. Saat ini masih di rawat di rumah sakit NU," bebernya.

Sementara itu, petugas kepolisian dari Polsek Kota, Polres Tuban langsung datang ke lokasi kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan mencari keterangan sejumlah saksi. Dari lokasi petugas mengamankan barang bukti berupa jilbab, BH dan baju yang bekas terbakar serta pecahan botol yang merupakan tempat BBM yang digunakan pelaku bakar diri.

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Bongkol, Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban digegerkan dengan aksi bakar diri yang dilakukan oleh seorang Wanita di pinggir jalan desa setempat, Sabtu (20/4/2019).

Belakangan diketahui wanita itu bernama Siti Rohaiti (31). Dia adalah pemilik warung es tebu dan jajan di sekitaran TKP. Kabar yang beredar, aksi bakar diri itu diduga dilakukannya untuk meneror tetangganya yang juga menjajahkan dagagnan yang sama.

Aksinya tersebut disebut-sebut dilakukannya setelah ia sempat marah-marah di rumah tetangganya Nur Khozin (50). Nur Khozin adalah pemilik warung es yang hanya berjarak satu rumah dengan pelaku bakar diri tersebut. [beritajatim]

Komentar

x