Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 06:41 WIB

Kubu Prabowo-Sandi Laporkan 6 Lembaga Survei

Oleh : Ivan Setyadhi | Kamis, 18 April 2019 | 20:11 WIB
Kubu Prabowo-Sandi Laporkan 6 Lembaga Survei
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kubu Prabowo-Sandi melaporkan lembaga survei yang menggelar hasil hitung cepat atau quick count pilpres 2019 pada Rabu (17/4/2019) kemarin.

Beberapa lembaga survei disebut menyiarkan berita menyesatkan. "Ada kita di sini, ada LSI Denny JA, kemudian Indo Barometer, Charta Politika, SMRC, Poltracking, dan Voxpol," ujar koordinator tim advokasi BPN Djamaludin Koedoeboen di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, beberapa lembaga survei tersebut diduga menyampaikan hasil quick count berdasarkan pesanan. Dia juga menyebut hal ini serupa dengan hasil quick count yang dikeluarkan pada saat Pilkada DKI lalu.

"Beberapa lembaga survei ini kami menduga, mereka pasti ada orderan untuk kemudian membuat quick count seperti ini. Kita kira semua juga pernah mengikuti Pilkada DKI kemarin bahwa hasil survei itu beda dengan fakta yang sesungguhnya, survei memberi kemenangan pada Ahok-Djarot, padahal fakta sebenarnya tidak seperti itu," tuturnya.

Dia mengatakan, dalam hasil quick count pemilu ini, terdapat penghitungan yang melebihi jumlah pemilih. Menurutnya, hal ini dapat merugikan Prabowo-Sandi serta meresahkan masyarakat.

"Bisa berpotensi bisa menimbulkan keonaran di tengah masyarakat, karena KPU belum mengumumkan tapi berbagai statement berbagai gaya yang disampaikan oleh rekan-rekan dari berbagai survei itu seolah-olah telah mengisi otak dan pikiran masyarakat," tandasnya.

Djamal meminta KPU memberikan sanksi kepada lembaga survei tersebut. KPU diminta mencabut izin survei beberapa lembaga yang diduga bermasalah. [ton]

Komentar

x