Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 04:54 WIB

QC Dituding Giring Opini, Ini Kata Lembaga Survei

Rabu, 17 April 2019 | 21:40 WIB
QC Dituding Giring Opini, Ini Kata Lembaga Survei
CEO Cyrus Network, Hasan Nasbi Batupahat - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - CEO Cyrus Network, Hasan Nasbi Batupahat, mengatakan, lembaga survei memang bisa saja bekerja sama dengan Calon tertentu dalam Pemilu 2019, namun jika terkait survei, ia membantah jika hasil quick count disebut untuk menipu publik.

"Ini terkait marwah dan martabat pollster. Pollster dan lembaga survei bisa saja ada yang berpihak, mendukung calon-calon tertentu. Tapi kalau mengeluarkan hasil, pasti profesional. Kami yang bergabung dengan PERSEPI, itu sudah bersedia diaudit jika publik merasa curiga dengan hasil lembaga," kata Hasan di Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Hasan menambahkan, ia khawatir karena saat ini adalah ada tuduhan-tuduhan, seolah pollster sedang menipu. Dia pun meminta agar data yang diungkap Pasangan Calon Presiden 02 diungkap.

"Lembaganya ada atau nggak. Kantornya ada atau nggak. SDM nya ada atau nggak. Ada kegiatan seperti ini (Quick Count) atau nggak. Yang paling gampang adalah mengaudit seluruh kegiatan proses mereka. Karena Quick Count itu tidak bisa bohong. Kita punya 2002 TPS sampling itu bisa dibuka semua, dan mereka gabisa ngarang. Ngarang TPS nya dimana hasilnya berapa itu ya gabisa sanggup ngarang" paparnya.

Update data terakhir dari Quick Count yang diselenggarakan Cyrus Network bekerja sama dengan CSIS menunjukan angka untuk pasangan Jokowi-Maruf 55,6 persen dan Prabowo-Sandi 44,3 persen, dengan data masuk 95.7 persen pada pukul 20.09. [fad]

Komentar

x