Find and Follow Us

Rabu, 24 April 2019 | 14:15 WIB

Quick Count

KPU Ingati Lembaga Survei Patuhi Aturan

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 16 April 2019 | 13:42 WIB
KPU Ingati Lembaga Survei Patuhi Aturan
Komisioner KPU Wahyu Setiawan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta seluruh lembaga survei untuk mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan quick count atau hitung cepat dapat diumumkan pukul 15.00 WIB.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menegaskan, pasca putusan MK yang menolak judicial review atas quick count lembaga survei dipastikan bahwa aturan tersebut telah berlaku.

"Berdasarkan undang-undang, hasil survei baru dapat diumumkan dua jam setelah TPS ditutup. TPS buka pukul 07.00 WIB waktu setempat sampai dengan pukul 13.00 waktu setempat," ujar Wahyu di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Namun dirinya menegaskan, pemilih yang ingin menggunakan hak pilihnya tetap bisa mencoblos lewat dari pukul 13.00 WIB selama terdaftar dan masuk antrean.

Adapun soal aturan waktu rilis survei pemilu 2019 ini diatir dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 540 ayat 2 tentang Pemilu yang berbunyi:

Pelaksana kegiatan penghitungan cepat yang mengumumkan prakiraan hasil penghitungan cepat sebelum 2 (dua) jam setelah selesainya pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449 ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda paling banyak Rp18 juta.

Wahyu menegaskan, lembaga survei yang tak mematuhi aturan dari putusan MK ini dipastikan bakal dikenakan sanksi. "Ada konsekuensi hukum jika tidak patuh," ucapnya.

Sementara itu, saat ini diketahui ada 33 lembaga survei yang tercatat dan terdaftar resmi di KPU, yaitu:

1. Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI)

2. Poltracking Indonesia

3. Indonesian Research and Survey (IRES)

4. OnlineSumut.com

5. Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Radio Republik Indonesia

6. Charta Politika Indonesia

7. Indo Barometer

8. Penelitian dan Pengembangan Kompas

9. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)

10. Indikator Politik Indonesia

11. Indekstat Konsultan Indonesia

12. Jaringan Suara Indonesia

13. Populi Center

14. Lingkaran Survey Kebijakan Publik

15. Citra Publik Indonesia

16. Survey Strategi Indonesia

17. Jaringan Isu Publik

18. Lingkaran Survey Indonesia

19. Citra Komunikasi LSI

20. Konsultan Citra Indonesia

21. Citra Publik

22. Cyrus Network

23. Rakata Institute

24. Lembaga Survei Kuadran

25. Media Survei Nasional

26. Indodata

27. Survey & Polling Indonesia (SPIN)

28. Celebes Research Center

29. Roda Tiga Konsultan

30. Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID)

31. Indomatrik

32. Puskaptis

33. Pusat Riset Indonesia

[rok]

Komentar

x