Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 08:57 WIB

BPN Apresiasi KPU Bolehkan Nyoblos Usai Jam 13

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 16 April 2019 | 04:06 WIB
BPN Apresiasi KPU Bolehkan Nyoblos Usai Jam 13
Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Moh Nizar Zahro - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Moh Nizar Zahro menyambut baik langkah KPU yang membolehkan warga tetap memilih meski sudah lewat dari jam 13.00 waktu setempat pada 17 April 2019.

Namun, syaratnya pemilih tersebut sudah mendaftar dalam antrean pada daftar hadir atau formulir C7 di tempat pemungutan suara (TPS) sebelum jam 13.00 waktu setempat. Menurut dia, KPU telah membuat kebijakan lebih maju.

"Itu lebih bagus dan pas, yang penting sudah terdaftar di TPS dan sudah antre. jadi antisipasi seperti di luar negeri," kata Nizar kepada INILAHCOM, Senin (15/4/2019).

Menurut dia, KPU telah mengambil keputusan yang tepat dan mencegah terjadinya keributan karena tetap membolehkan warga untuk memilih meski lewat dari jam 13.00 waktu setempat dengan syarat yang ditentukan.

"Saya menyarankan KPU agar memerintahkan jajaran kebawah bagaimana pileg dan pilpres itu aman, tidak ada kericuhan, semua orang tersalurkan hak pilihnya walau lewat dari jam 13. Yang penting, masuk dalam antrean mohon dilayani," ujarnya.

Di samping itu, Nizar mengatakan KPU juga harus mensosialisasikan kepada petugas di semua TPS. Sehingga, KPU dan jajaran serta Bawaslu bisa mencegah kericuhan.

"Saya harap KPU dan jajaran serta Bawaslu memberikan akses dan mempermudah agar meminimalisir kericuhan yang tidak kita inginkan bersama, karena orang ingin memberikan hak pilih baik pilpres maupun pileg," tandasnya.

Ketentuan ini sudah diatur dalam Pasal 46 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara. Pasal 46 ini berbunyi:

(1) Pada pukul 13.00 waktu setempat, ketua KPPS mengumumkan yang diperbolehkan memberikan suara hanya Pemilih yang:
a. sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya dalam formulir Model C7.DPT-
KPU, Model C7.DPTb-KPU dan Model C7.DPK-KPU; atau

b. telah hadir dan sedang dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir Model C7.DPT-KPU, Model C7.DPTb-KPU dan Model C7.DPK-KPU.

(2) Setelah seluruh Pemilih selesai memberikan suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ketua KPPS mengumumkan kepada yang hadir di TPS bahwa Pemungutan Suara telah selesai dan akan segera dilanjutkan rapat Penghitungan Suara di TPS.[ris]

Komentar

x