Find and Follow Us

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 19:07 WIB

Anies Terharu Lihat Penghargaan Tahfidz Quran SD

Oleh : Ivan Setyadhi | Minggu, 14 April 2019 | 04:08 WIB
Anies Terharu Lihat Penghargaan Tahfidz Quran SD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik program tahfidz Al-Quran - (Foto: Instagram)

INILHACOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik program tahfidz Al-Quran tingkat Sekolah Dasar.

Lewat postingannya di Instagram @aniesbaswedan, Anies kagum dengan prosesi penghargaan. Dimana sang anak yang menjadi lulusan terbaik.

"Saya sampaikan bahwa penting untuk program yang bagus ini dilengkapi dengan kompetensi abad 21 mencakup 1) Akhlaq/Karakter, 2) Penguasan Literasi Dasar, 3) Kompetensi masa depan yaitu 4K: Kritis, Kreatif, Komunikatif & Kolaboratif. Dengan bekal-bekal itu, InsyaAllah anak-anak belia yang hafidz ini kelak bisa "menang" di jamannya, bisa melampaui mimpinya, membawa manfaat bagi sesama serta bisa jadi teladan," kata Anies.

Prosesi kelulusan Ini memang unik. Diatas panggung, seorang Ibu bermahkota. Seorang Ayah bermahkota. Mereka semua menggandeng anaknya.

"Anaknya itulah yang membuat mereka bemahkota. Sebuah ilustrasi penuh makna. Anak-anak inilah yang telah meninggiderajatkan ibu-ayahnya. Sebuah pesan mulia. Lewat, amalan dan doa dari anak-anak inilah aliran pahala tanpa henti itu akan bisa dikirimkan selamanya pada orangtuanya," ungkapnya.

Sebuah hikmah akhir pekan. Tumbuhkan anak kita dengan pondasi iman dan akhlaq mulia, bekali dengan ilmu serta ketrampilan, lalu ijinkan ia terbang tinggi melampuai semua cita-citanya.

"Kelak ia akan kembali ke orangtuanya, mencium tangannya, membawa pulang mahkota penanda kebahagian, kebanggaan dan InsyaAllah jadi anak-anak pengalir pahala tanpa henti bagi orang tuanya," tandasnya.

Mahkota itu dipasangkan di kepala Ibunya. Anak perempuannya kelas 6 SD. Satu lagi, anak laki-laki. Anak itu juga memasangkan mahkota yg dia terima di kepala Ayahnya. Anak-anak ini terima piagam, piala dan mahkota, mereka lulusan terbaik program tahfidz Al-Quran. Itulah prosesi kelulusan program tahfidz di sebuah sekolah dasar tadi pagi. Sebuah prosesi yang unik dan mengesankan. Saya sampaikan bahwa penting untuk program yang bagus ini dilengkapi dengan kompetensi abad 21 mencakup 1) Akhlaq/Karakter, 2) Penguasan Literasi Dasar, 3) Kompetensi masa depan yaitu 4K: Kritis, Kreatif, Komunikatif & Kolaboratif. Dengan bekal-bekal itu, InsyaAllah anak-anak belia yang hafidz ini kelak bisa "menang" di jamannya, bisa melampaui mimpinya, membawa manfaat bagi sesama serta bisa jadi teladan. Ibunya terharu, ayahnya terharu dan guru-gurunya tersenyum bahagia juga dalam suasana haru. Pagi itu semua kelelahan, kerja keras dan keringat seakan terbayar lunas dengan rasa bahagia. Anak-anak inipun memancarkan wajah jernih, matanya bening dan senyumnya tulus. Prosesi kelulusan Ini memang unik. Diatas panggung, seorang Ibu bermahkota. Seorang Ayah bermahkota. Mereka semua menggandeng anaknya. Anaknya itulah yang membuat mereka bemahkota. Sebuah ilustrasi penuh makna. Anak-anak inilah yang telah meninggiderajatkan ibu-ayahnya. Sebuah pesan mulia. Lewat, amalan dan doa dari anak-anak inilah aliran pahala tanpa henti itu akan bisa dikirimkan selamanya pada orangtuanya. Sebuah hikmah akhir pekan. Tumbuhkan anak kita dengan pondasi iman dan akhlaq mulia, bekali dengan ilmu serta ketrampilan, lalu ijinkan ia terbang tinggi melampuai semua cita-citanya. Kelak ia akan kembali ke orangtuanya, mencium tangannya, membawa pulang mahkota penanda kebahagian, kebanggaan dan InsyaAllah jadi anak-anak pengalir pahala tanpa henti bagi orang tuanya.... #ABW

Sebuah kiriman dibagikan oleh Anies Baswedan (@aniesbaswedan) pada

Komentar

x