Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 10:30 WIB

FPI DIY Bawa Kasus Perusakan Markas ke Polisi

Rabu, 10 April 2019 | 10:42 WIB
FPI DIY Bawa Kasus Perusakan Markas ke Polisi
(Foto: Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) DIY-Jateng melaporkan peristiwa perusakan markasnya yang terletak di Jalan Wates Km 8, Gamping, Kabupaten Sleman.

"Ini terkait kejadian hari Minggu siang, ada perusakan di rumah Pak Haji Bambang Tedy, klien saya, dua mobil dan satu rumah kaca pecah. Terkait kejadian tersebut kami melaporkan ke pihak kepolisian," kata kuasa hukum FPI Agung Wijaya Wardana kepada wartawan di Mapolsek Gamping, Sleman, Yogyakarta, Selasa (9/4/2019) malam.

Agung mengatakan, pihaknya menduga ada tindak pidana perusakan secara bersama-sama yang diduga dilakukan oleh simpatisan PDIP. Akibat dari perusakan itu, lanjutnya, kaca depan mobil jip yang terparkir di dalam kompleks markas FPI pecah, kap mesin mobil sedan rusak, serta kaca rumah pecah dan bendera rusak.

"(Pihak) yang dilaporkan nanti biar kepolisian yang menindaklanjuti. Kemarin ada kampanye, kemungkinan dari sekelompok massa simpatisan," ujarnya.

Pelaporan FPI DIY ke polisi disertai sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, rekaman ponsel dan bukti lain.

Agung berharap polisi bertindak cepat dalam mengungkap kasus perusakan Markas FPI DIY yang terjadi pada Minggu (7/4/2019).

"Harapannya pelaku perusakan dapat diproses hukum. Rekaman CCTV dan rekaman HP sudah diserahkan ke polisi, kami juga siapkan sekitar empat orang saksi yang saat kejadian di lokasi," kata Agung. [adc/rok]

Komentar

x