Find and Follow Us

Minggu, 19 Mei 2019 | 18:50 WIB

Polda Jatim Bekuk Penyebar Hoax Kerusuhan 1998

Minggu, 7 April 2019 | 16:13 WIB
Polda Jatim Bekuk Penyebar Hoax Kerusuhan 1998
(Foto: Beritajatim)

INILAH.COM, Jakarta - Arif Kurniawan Radjasa (36) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Pemilik akun facebook @Antonio Banerra ini ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian yang diatur dalam UU ITE.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan Arif diancam hukuman penjara diatas lima tahun. Untuk itu polisi langsung menahan tersangka.

Sementara istri tersangka yang ikut diamankan telah dipulangkan karena tidak berhubungan dengan tersangka.

"Istrinya tidak bersangkutan dengan kasus ini. Hanya suaminya yang kita tahan," terang Pjs Kasubdit Cyber Crime, AKBP Cecep Susatiya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diancam pasal berlapis. Adapun pasal yang disangkakan, pasal 14 ayat 1 UU no 1 tahun 1946, pasal 27 ayat 4 dan pasal 28 ayat 2.

Untuk diketahui, melalui akun Facebook, pelaku menyebut menginginkan Prabowo menang dan bila perlu mengulang tragedi kerusuhan dan pemerkosaan massal pada Mei 1998. Ia juga bahkan mengancam perempuan etnis Tionghoa.

Selain itu, yang membuat geger publik adalah, pemilik akun Antonio Banerra tersebut mengaku dirinya sebagai karyawan PT Jawa Pos National Network (JPNN)perusahaan media massa.

Mengenai hal tersebut, Direktur Bisnis dan IT JPNN Auri Jaya melalui keterangan tertulis menegaskan, Antonio Banerra bukan karyawan perusahaannya. [beritajatim]

Komentar

x