Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 19:28 WIB

Rommy Sakit dan Dirawat, Siapa Yang Bayar?

Oleh : Ivan Sethyadi | Sabtu, 6 April 2019 | 11:24 WIB
Rommy Sakit dan Dirawat, Siapa Yang Bayar?
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Bekas Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dirawat di rumah sakit sejak 2 April lalu karena keluhan penyakit lama yang dideritanya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah tak mau merinci sakit apa yang diderita Rommy sampai harus dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Kalau yg saya tanya ke dokter tadi keluhan tersebut adalah keluhan penyakit yang lama ya tapi keluhannya persisnya Seperti apa tidak tepat kalau saya menyampaikan," kata Febri kepada wartawan, Jumat (5/4/2019) malam.

Hampir seminggu dirawat, lalu siapa yang menanggung biaya perawatan tersangka dugaan suap jual-beli jabatan di Kemenag tersebut?

"Kalau untuk pembiayaan prinsip dasarnya begini untuk tindakan tindakan medis dalam bentuk apapun sepanjang masih dalam batasan nilai atau ketentuan yang masih dilingkupi oleh BPJS maka KPK dapat menanggung pembiayaan tersebut sepanjang dalam ruang lingkup kemampuan pembayaran BPJS Kalau lebih dari itu tentu saja KPK tidak bisa melakukan pembayaran untuk dalam konteks ini karena prosesnya masih berjalan saya kira belum ada informasi itu," terang Febri.

Namun yang pasti, proses pembantaran terhadap Rommy maupun tersangka lain, sama sekali tak berpengaruh terhadap jalannya proses hukum. Justru kata Febri, semakin lama proses perawatan selama berstatus tahanan, bisa "merugikan" diri sendiri.

"Karena hari pembantaran itu tidak dihitung sebagai masa penahanan jadi nanti jika misalnya diputus oleh pengadilan itu tidak akan dihitung sebagai faktor mengurangi pemidanaan sehingga kalau memang sudah sembuh tentu nanti kami akan koordinasi lebih lanjut dengan pihak dokter RS Polri yang sedang melakukan perawatan untuk bisa memproses secara hukum lebih lanjut di KPK tapi kalau memang masih dibutuhkan rawat inap ya itu keputusan medis ya Saya kira yang kami percaya dilakukan secara profesional, apa sakitnya saya tidak bisa menyampaikan karena tentu tidak tepat kalau saya menyampaikan," tandasnya. [rok]



Komentar

x