Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:19 WIB

Geledah Rumah Bowo, KPK Sita Sejumlah Dokumen

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 1 April 2019 | 18:32 WIB
Geledah Rumah Bowo, KPK Sita Sejumlah Dokumen
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya telah melakukan penggeledahan di 4 lokasi terkait suap kerja sama pengangkutan bidang pelayanan untuk kebutuhan distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia Logistik menggunakan kapal PT. Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK).

Salah satu lokasi yang digeledah penyidik KPK adalah kediaman tersangka eks Anggota DPR Komisi VI Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso di Pasar Minggu Jakarta Selatan.

"Turut digeledah Kantor PT. Pupuk Indonesia, di Gedung Pusri, kantor PT. Humpuss Transportasi Kimia di Gedung Granadi, dan kompleks DPR, Ruang 1321," katanya di Gedung KPK Jakarta, Senin (1/4/2019).

Dari empat lokasi yang digeledah pada Sabtu (30/3/2019), penyidik menyita sejumlah dokumen terkait kerjasama pengepalan produk Pupuk Indonesia.

"Proses penggeledahan tersebut disita sejumlah dokumen-dokumen terkait dengan kerjasama pengapalan produk Pupuk Indonesia," tutup Febri

Diketahui, KPK telah menetapkan Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka dugaan suap terkait dengan kerja sama pengangkutan pelayaran. Bowo Sidik Pangarso diduga menerima suap dari manajer pemasaran PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Asty Winasti. KPK juga telah menetapkan Asty sebagai tersangka.

Selain Bowo dan Asty, staf PT Inersia bernama Indung, satu orang kepercayaan juga ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga juga menerima suap.

Penyidik KPK pun menyita sejumlah uang sebesar Rp8 miliar milik Bowo Sidik Pangarso yang dimasukkan ke dalam 400 ribu amplop putih dalam bentuk pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu, dan kemudian disimpan di dalam 84 kardus.

Uang tersebut disimpan di kantor PT Inersia di Jalan Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Uang tersebut dikumpulkan Bowo Sidik Pangarso bukan hanya diterima dari PT HTK, namun juga dari sejumlah pihak.

Uang itu direncanakan Bowo Sidik Pangarso akan dibagikan kepada masyarakat Jawa Tengah lantaran ia maju kembali menjadi calon anggota legislatif. [ton]

Komentar

x