Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 11:34 WIB

Soeharso Diminta Rampingkan Kepengurusan PPP

Oleh : Ahmad Farhah Faris | Minggu, 24 Maret 2019 | 02:02 WIB
Soeharso Diminta Rampingkan Kepengurusan PPP
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Kader Muda PPP, Usni Hasanudin meminta kepada Soeharso Monoarfa melakukan restrukturisasi kepengurusan yang ada saat ini setelah dikukuhkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP menggantikan M Romahurmuziy (Romi).

Menurut dia, bukan hal yang mudah bagi Soeharso selaku Plt Ketua Umum untuk bisa mengembalikan kepercayaan umat kepada Partai Persatuan Pembangunan pasca ditangkapnya Romi atas kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

"Untuk dapat mengembalikan kepercayaan umat, maka seorang Plt harus mampu membuat terobosan salah satunya merestrukturisasi kepengurusan yang ada saat ini," kata Usni kepada INILAHCOM, Sabtu (23/3/2019).

Ia mengatakan sebagai langkah strategis perlu kebijaksanaan untuk dapat merangkul kembali mereka yang ada pada kubu berbeda sekarang maauk dalam struktur, tujuannya agar partai berlambang Kabah semakin solid menghadapi dan memenangkan pemilu legislatif 2019.

"Selain itu, jadikan juga sebagai momentum seorang Plt untuk mengembalikan marwah PPP dengan mengajak senior-senior PPP dalam posisi terhormat yang dapat mendongkrak kepercayaan publik," ujarnya.

Usni menyarankan agar Soeharso merampingkan kepengurusan jangan seperti saat ini yang begitu besar, karena besarnya kepengurusan sekarang akan menyulitkan bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mengambil keputusan yang berkualitas.

"Kepengurusan ramping akan lebih efektif dan berkualitas ketimbang seperti saat ini, akomodatif tapi tidak efektif dan tidak berkualitas dalam mengambil keputusan strategis PPP. Dengan dirampingkan sekaligus akan mudah bagi para pejuang PPP didapil, mereka bisa fokus untuk meraup suara," tandasnya. [fad]

Komentar

Embed Widget
x