Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 11:03 WIB

Kiai Asep Bantah Rekom Kakanwil Kemenag Jatim

Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:08 WIB
Kiai Asep Bantah Rekom Kakanwil Kemenag Jatim
(beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) bernyanyi soal rekomendasi Haris Hasanudin menjadi Kakanwil Kemenag Jatim.

Rommy ketika diwawancarai media usai pemeriksaan KPK mengaku menerima aspirasi itu dari Kiai Asep Saifuddin Chalim (Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah). Dia juga mengaku mendengarkan aspirasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Bagaimana tanggapan Kiai Asep?

"Tidak benar kalau kalau saya dibilang (Romahurmuziy) merekomendasi nama Haris untuk menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. Kalau ditanya siapa Haris, ya saya harus menjawab dia adalah santri saya. Bertahun-tahun dia ngaji ke saya sejak menjadi mahasiswa, tidak ada yang lain kecuali itu," kata Kiai Asep kepada wartawan di Ponpes Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Surabaya, Jumat (22/3/2019) malam.

Kiai Asep menegaskan kembali bahwa dirinya tidak pernah memberikan rekomendasi kepada Romahurmuziy untuk memilih Haris. "Kalimatnya hanya bahwa dia adalah santri saya sejak jadi mahasiswa bertahun-tahun, saat dia menjadi mahasiswa IAIN mengaji ke saya," tuturnya.

Apa yang dikatakan Kiai Asep ke Romahurmuziy? "Dia (Haris, red) murid saya, hanya itu. Enggak ada rekom. Saya besok akan ke Jakarta untuk memberikan klarifikasi kepada KPK. Tapi saya tidak akan melaporkan Rommy atas tudingannya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mengklarifikasi tudingan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) soal keterkaitan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kiai Asep dalam proses pengisian jabatan di Kanwil Kementerian Agama Jatim.

Menurut Febri, tersangka bisa saja menyebut pihak lain dalam kasus yang menjeratnya. "Tentu KPK punya tanggung jawab untuk melihat ada atau tidak relevansinya dengan pokok perkara," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (22/3/2019).

Dia menambahkan, pihaknya juga mempersilakan Rommy mengajukan diri menjadi justice collaborator atau tersangka yang bekerjasama dengan penegak hukum. Namun, dia mengingatkan, informasi tersebut harus didasari bukti.

"Tapi ingat, informasi yang disampaikan tentu harus informasi yang benar, didukung juga dengan bukti yang lain, dan informasi itu jangan setengah hati," kata Febri. [beritajatim]

Komentar

x