Find and Follow Us

Rabu, 24 April 2019 | 14:07 WIB

BPN:"Larangan" Rocky ke Sydney Perlu Diinvestigasi

Oleh : Ray Muhammad | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:00 WIB
BPN:
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengaku baru mengetahui soal penyebab gagalnya pengamat politik Rocky Gerung mengisi dialog di Sydney, Australia karena masalah penerbitan visa.

Dikabarkan, Rocky bersama aktivis Said Didu "dilarang" berkunjung ke Negeri Kangguru untuk hadir sebagai narasumber dalam acara dialog yang digagas simpatisan Prabowo-Sandi, karena Kedubes Australia tak mengeluarkan visa untuk mereka.

Dialog bertajuk Akal Sehat Melahirkan Perubahan ini rencananya akan digelar pada Sabtu (23/3/2019) besok ukul 16.00 hingga 20.00 waktu setempat.

"Bang Rocky tadi malam nggak ada cerita apa-apa. Memang perlu diketahui juga alasan pemerintah Australia tidak memberikan visa kepada mereka," ujar Andre kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Ia pun mengharapkan agar alasan "larangan" kunjungan Rocky dan Said ke Sydney dicari tahu lebih lanjut agar tidak memunculkan prasangka di kalangan publik.

"Tentu harus diinvestigasi apa benar pemerintah Australia menolak memberikan visa, atau justru ada permintaan dari pemerintah Indonesia melarang mereka ke sana," pungkasnya.

Komentar

x