Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:19 WIB

Rommy Curiga Karena Punya Banyak Follower Medsos

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 22 Maret 2019 | 20:37 WIB
Rommy Curiga Karena Punya Banyak Follower Medsos
Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) menduga dirinya tak lebih dari seorang korban dalam kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama daerah Jawa Timur.

Sebagai Ketum, tentu posisi Rommy sangat strategis dalam berbagai sudut isu dan pemberitaan. Apalagi Rommy mengklaim dirinya cukup terkenal di media sosial.

"Apa yang saya lakukan ini salah satunya karena posisi saya yang memang salah satu most wanted yang kira-kira kalau kemudian dilakukan operasi dipilih ketua umum dengan follower terbesar di medsos," kata Romy kepada wartawan di KPK, Jumat (22/3/2019).

Tapi, Rommy berjanji akan kooperatif menghadapi kasusnya. Dia akan bekerjasama dengan KPK untuk menuntaskan persoalan ini.

Dalam kasus ini KPK menetapkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Romahurmuziy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta terkait seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Selain Romahurmuziy KPK juga menetapkan dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin (HRS). Keduanya diduga menyuap Romi agar mendapatkan jabatan di Kemenag.

KPK menemukan bahwa Romi tak hanya bermain pada proses jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Jawa Timur. KPK mengaku menerima banyak laporan bahwa Romi bermain di banyaj daerah di Tanah Air. KPK pun berjanji akan mendalami hal tersebut.

Dalam memainkan pengisian jabatan di Kemenag, Romi dibantu pihak internal Kemenag. KPK pun sudah mengantongi nama oknum tersebut. Hanya saja lembaga antirasuah masih menutup rapat siapa oknum tersebut.

KPK juga sudah menggeledah beberapa ruangan di Kemenag. Salah satunya ruangan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. KPK menenukan uang Rp 180 juta dan USD 30 ribu saat menggeledah ruang kerja Lukman yang merupakan kader di partai yang dipimpin Romy. [adc]

Komentar

Embed Widget
x