Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:30 WIB

KPK Rekaman Percakapan Romy Soal Jual-beli Jabatan

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 22 Maret 2019 | 19:01 WIB
KPK Rekaman Percakapan Romy Soal Jual-beli Jabatan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rupanya punya bukti kuat keterlibatan Ketum PPP Romahurmuziy (Romy) dalam praktik suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama.

Hal itu diketahui dari pemeriksaan Romy hari ini yakni tentang pengambilan contoh suara.

"Tadi dilakukan pengambilan contoh suara. Jadi kami melakukan pengambilan contoh suara tsk RMY untuk kepentingan penyidikan dan proses pembuktian," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).

Febri memastikan, pengambilan contoh suara akan menjadi salah satu poin pembuktian di proses persidangan lebih lanjut.

"Karena KPK sudah memiliki bukti yang kuat sebelumnya, tentang adanya komunikasi-komunikasi atau pertemuan yang membicarakan terkait dengan misalnya, pengisian jabatan atau terkait dengan dugaan aliran dana atau hal-hal lain yang relevan," ungkapnya.

Romy sendiri usai diperiksa membantah adanya jual-beli jabatan dilingkungan Kemenag. Menurutnya, apa yang dilakukannya hanyalah sebatas rekomendasi tanpa menghilangkan persyaratan seleksi jabatan di Kemenag.

Dalam kasus ini KPK menetapkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Romahurmuziy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta terkait seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Selain Romahurmuziy KPK juga menetapkan dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin (HRS). Keduanya diduga menyuap Romi agar mendapatkan jabatan di Kemenag.

KPK menemukan bahwa Romi tak hanya bermain pada proses jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Jawa Timur. KPK mengaku menerima banyak laporan bahwa Romi bermain di banyaj daerah di Tanah Air. KPK pun berjanji akan mendalami hal tersebut.

Dalam memainkan pengisian jabatan di Kemenag, Romi dibantu pihak internal Kemenag. KPK pun sudah mengantongi nama oknum tersebut. Hanya saja lembaga antirasuah masih menutup rapat siapa oknum tersebut.

KPK juga sudah menggeledah beberapa ruangan di Kemenag. Salah satunya ruangan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. KPK menenukan uang Rp 180 juta dan USD 30 ribu saat menggeledah ruang kerja Lukman yang merupakan kader di partai yang dipimpin Romy. [adc]

Komentar

x